sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

TCash jadi LinkAja, Fintech milik BUMN segera beroperasi

Layanan sistem pembayaran TCash milik Telkomsel segera berubah menjadi LinkAja sebagai financial technology dimiliki Bank BUMN dan Telkom.

Sukirno
Sukirno Jumat, 22 Feb 2019 19:47 WIB
TCash jadi LinkAja, Fintech milik BUMN segera beroperasi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 23851
Dirawat 16321
Meninggal 1473
Sembuh 6057

Layanan sistem pembayaran TCash milik Telkomsel segera berubah menjadi LinkAja sebagai financial technology dimiliki Bank BUMN dan Telkom.

Bank Indonesia mengungkapkan proses permohonan izin Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang baru didirikan untuk bersaing di industri finansial berbasis teknologi (fintech/tekfin), bernama LinkAja, sudah di tahap akhir dan dapat dikeluarkan dalam waktu dekat.

"Tampaknya ini sudah tahap akhir dan mudah-mudahan bisa direalisasikan dalam waktu dekat," ujar Deputi Gubernur BI, Sugeng di Jakarta, Kamis (21/2).

Permohonan izin tekfin LinkAja diajukan oleh PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), sebuah perusahan tekfin yang merupakan afiliasi dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. dan PT Telekomunikasi Selular atau Telkomsel.

Dokumen dan persyaratan perolehan izin uang elektronik dari LinkAja disebut Sugeng sudah lengkap.

"Izin Finarya (LinkAja) untuk uang elektronik sudah masuk. Progresnya cukup bagus, permohonannya sudah dimasukan ke BI," ujarnya.

Sponsored

LinkAja adalah tekfin BUMN berbasis sistem pemindaian kode respon cepat (QR Code). LinkAja dibentuk BUMN dengan menggabungkan layanan sistem pembayaran TCash milik Telkomsel dengan TBank dan MyQR milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI), e-cash dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., serta yap! dan UnikQu dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI), dan juga layanan pembayaran digital milik BUMN lainnya.

Layanan tekfin yang akan tersedia di LinkAja antara lain seperti pembayaran tagihan seperti listrik, air, dan internet, transaksi di mitra, moda transportasi hingga pembelian di e-dagang.

Pengguna LinkAja juga bisa melakukan transfer uang ke sesama pelanggan dan ke nasabah bank BUMN. Isi ulang (top-up) pun bisa dilakukan melalui jaringan bank BUMN, termasuk PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

Banyak anggapan beredar bahwa LinkAja akan menyaingi dua tekfin QR Code yang sudah lebih dulu menguasai pasar yakni OVO dan Go-Pay. Dua nama terakhir adalah pemain besar dalam industri layanan pembayaran digital, terutama di sektor transportasi. (Ant).
 

Berita Lainnya