sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tol Trans-Sumatera butuh dana Rp80,5 triliun

JTTS tahap I membutuhkan total investasi senilai Rp152 triliun.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 17 Nov 2020 13:03 WIB
Tol Trans-Sumatera butuh dana Rp80,5 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 506.302
Dirawat 64.878
Meninggal 16.111
Sembuh 425.313

PT Hutama Karya (Persero) menyampaikan penyelesaian Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) tahap I masih membutuhkan dana hingga Rp80,5 triliun. Pembangunan jalan tol tahap I ini ditargetkan selesai pada 2022.

Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto mengatakan, JTTS tahap I membutuhkan total investasi senilai Rp152 triliun. JTTS juga membutuhkan dukungan konstruksi Rp15 triliun. Sehingga seluruh kebutuhan pendanaan JTTS tahap I senilai Rp168,24 triliun.

"Kebutuhan ekuitas yang kami perlukan adalah Rp120 triliun dan sudah tersedia sampai 2020 ini adalah Rp39,7 triliun. Di mana, sebesar Rp27 triliun adalah penyertaan modal negara (PMN) dan kami juga dapat pinjaman Rp31 triliun," kata Budi dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi XI DPR RI, Selasa (17/11).

Dengan pendanaan yang tersedia tersebut, Budi mengatakan pihaknya masih membutuhkan dukungan PMN Rp80,5 triliun untuk menyelesaikan JTTS tahap I pada 2022.

Dia melanjutkan, perseroan akan menerima PMN sebesar Rp6,2 triliun pada 2021. Namun menurutnya, jumlah ini terlalu kecil dibandingkan kebutuhan perseroan.

"Sebenarnya sampai 2023, kami harapkan dapat Rp80,5 triliun, sehingga aktivitas di lapangan tidak terganggu. Nilai Rp6,2 triliun ini terlalu kecil," ujarnya.

Adapun sepanjang 2020 ini, Hutama Karya menerima PMN senilai Rp11 triliun. Budi pun berharap Hutama Karya bisa mendapatkan tambahan PMN pada 2021.

"Kami mohon dukungan supaya PMN 2021 bisa ditambah. Karena PMN akan digunakan untuk meningkatkan struktur modal perseroan, dalam rangka melaksanakan penugasan pengusahaan JTTS," tuturnya.

Sponsored
Berita Lainnya