close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Seorang karyawan berjalan melewati logo Unilever di Unilever Research and Development Center Shanghai di Shanghai, China, 15 Mei 2014. Foto Reuters.
icon caption
Seorang karyawan berjalan melewati logo Unilever di Unilever Research and Development Center Shanghai di Shanghai, China, 15 Mei 2014. Foto Reuters.
Bisnis
Selasa, 03 November 2020 13:51

Unilever buka peluang akuisisi merek baru

Unilever Indonesia telah meluncurkan 63 produk-produk inovasi.
swipe

PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) membuka peluang untuk melakukan investasi dengan mengakuisisi brand baru guna memperkaya portofolio produk perseroan.

Direktur Keuangan Unilever Indonesia Arif Hudaya mengatakan pihaknya selalu melihat portofolio transformasi dari merek-merek perseroan. Tahun ini, perusahaan telah menganggarkan dana 1% dari penjualan sebagai belanja modal atau capital expenditure (capex).

"Belanja modal tersebut diberikan kepada produk yang sangat berkembang pesat dalam kondisi krisis ini. Kesempatan akuisisi, kami akan lakukan dalam investasi yang tepat," kata Arif dalam paparan publik virtual Unilever Indonesia, Selasa (3/11).

Dia melanjutkan, selama periode berjalan, Unilever Indonesia telah meluncurkan 63 produk-produk inovasi, baik dalam bentuk brand baru, produk baru dalam brand yang sama, maupun produk dan brand yang sama dalam kemasan yang berbeda.

"Ke depannya, tingkat inovasi yang tepat dalam krisis ini sangat penting. Jadi inovasi yang kami pilih biasanya sudah sangat selektif," ujarnya.

Sementara Direktur Unilever Ira Noviarti mengatakan untuk melakukan inovasi, pihaknya melihat konsumen dari berbagai segmen, kebutuhan, dan preferensi konsumen.

"Kami juga melihat ke depan, kira-kira apa yang akan dibutuhkan konsumen ke depannya, yang belum di-address inovasi kami," tuturnya.

img
Annisa Saumi
Reporter
img
Satriani Ari Wulan
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan