sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Waskita Karya target pasar luar negeri dengan proyek senilai Rp71 triliun

Pengembangan ekspansi perseroan ke luar negeri, dengan melihat potensi proyek tersebut dalam menambah devisa negara.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 08 Apr 2021 16:47 WIB
Waskita Karya target pasar luar negeri dengan proyek senilai Rp71 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

PT Waskita Karya Tbk. menargetkan dalam lima tahun ke depan dapat melebarkan sayap ke pasar luar negeri, dengan membangun sejumlah proyek strategis di Timur Tengah, Afrika, Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Destiawan Soewardjono mengungkapkan, pengembangan ekspansi perseroan ke luar negeri dengan melihat potensi proyek tersebut dalam menambah devisa negara.

"Selain di dalam negeri ada potensi proyek di luar negeri. Waskita punya pengalaman baik di Timur Tengah dan ASEAN. Kami akan terus kembangkan karena sumber daya masih banyak di Timur Tengah dan kami akan kembangkan setelah pandemi," katanya dalam webinar, Kamis (8/4).

Potensi pengembangan infrastruktur di negara-negara tersebut sangat besar setelah pandemi Covid-19 berakhir. Pasalnya, selama pandemi sejumlah proyek terhenti akibat terbatasnya mobilitas orang dan barang.

"Setelah pandemi kami melihat banyak negara yang akan mengembangkan infrastrukturnya," ujarnya.

Ekspansi bisnis Waskita nantinya ke luar negeri akan turut membawa BUMN lainnya untuk berkolaborasi, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan devisa negara.

"Kita tidak lakukan sendiri tetapi kerja sama dengan BUMN yang punya bidang lain, sehingga bisa meningkatkan sumber devisa Indonesia," ucapnya.

Destiawan memaparkan, jika ekspansi Waskita ke luar negeri dapat dilakukan maka potensi nilai proyeknya mencapai Rp71 triliun, dengan rincian potensi pasar Timur Tengah sebesar Rp20 triliun, Afrika Rp17 triliun, serta ASEAN dan Asia Selatan sebesar Rp34 triliun.

Sponsored
Berita Lainnya

Harga seri Redmi 10 bocor

Senin, 19 Apr 2021 04:44 WIB

Pakar dukung penegakan aturan larangan mudik

Jumat, 16 Apr 2021 08:15 WIB

Urgensi masyarakat patuhi larangan mudik Lebaran

Minggu, 18 Apr 2021 18:32 WIB