close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan (Foto: Instagram @humasgowa)
icon caption
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan (Foto: Instagram @humasgowa)
Daerah
Kamis, 18 Agustus 2022 10:09

Ribuan pelajar ikuti Kemah Merdeka Toleransi di Gowa

Peserta kemah perlu menjaga persatuan dan kesatuan meski terdapat perbedaan serta keberagaman.
swipe

Ribuan pelajar dari pelbagai sekolah di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan mengikuti Kemah Merdeka Toleransi dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-77 di Kabupaten Gowa mulai Senin (15/8). Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, peserta kemah perlu menjaga persatuan dan kesatuan meski terdapat perbedaan serta keberagamaan.

“Indonesia ada dan bertahan karena adanya keberagaman. Nilai ini harus diwariskan kepada anak cucu serta generasi muda kita,” kata Adnan saat menghadiri Kemah Merdeka Toleransi di Pondok Pesantren Darul Ulum Pakkatto.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Nana Sudjana menjelaskan, kegiatan ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan setiap tahunnya demi menciptakan semangat toleransi.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini, sebab sarat dengan pesan persatuan, yang menjadi nilai perekat bagi seluruh kekayaan heterogenitas yang dimiliki bangsa Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari menuturkan, kegiatan kemah memberikan perspektif berbeda dalam memandang keberagaman, seperti pendekatan dialog. Menurutnya, dialog menjadi salah satu cara memahami arti perbedaan untuk bersikap adil dalam bertoleransi.

“Semoga melalui kemah ini, dapat melahirkan aktivis-aktivis keberagaman yang akan menyemai toleransi, menjaga persatuan dan kesatuan di dalam bangsa Indonesia yang majemuk,” tuturnya.

Lebih jauh, Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, Khaeroni menambahkan, Kemah Merdeka Toleransi diikuti siswa dan pelajar. Kegiatan ini bertema perbauran dan kebersamaan, seperti dialog, pentas seni, standup comedy, outbod, serta penghijauan lingkungan penanaman 500 pohon.

“Tujuannya untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan kebhinnekaan serta membangun dan menciptakan suasana keakraban antarpeserta agar bisa mempertahankan keutuhan NKRI yang menjadi warisan pendiri bangsa kita 77 tahun lalu.” Tandasnya.

img
Kartiko Bramantyo Dwi Putro
Reporter
img
Kartiko Bramantyo Dwi Putro
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan