sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Belarusia persiapkan pasukan di tengah isu Putin akan menyatakan perang habis-habisan di Ukraina

Kementerian Pertahanan Belarusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa latihan itu untuk menguji kesiapan tempur mereka.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Rabu, 04 Mei 2022 14:50 WIB
Belarusia persiapkan pasukan  di tengah isu Putin akan menyatakan perang habis-habisan di Ukraina

Militer Belarusia pada Rabu memulai latihan besar-besaran. Latihan tiba-tiba ini dilakukan di tengah kekhawatiran yang tumbuh bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin akan secara resmi menyatakan perang terhadap Ukraina segera pada 9 Mei.

Kementerian Pertahanan Belarusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa latihan itu untuk menguji kesiapan tempur mereka, dan tidak menimbulkan ancaman bagi tetangganya atau komunitas Eropa.

“Direncanakan uji (kesiapan tempur) akan melibatkan pergerakan sejumlah besar kendaraan militer, yang dapat memperlambat lalu lintas di jalan umum,” kata kementerian pertahanan Belarusia, seperti dikutip Newsweek, Rabu (4/5).

Latihan itu untuk "menilai kesiapan dan kemampuan personel untuk segera menanggapi kemungkinan situasi krisis," kata pernyataan itu, seraya menambahkan bahwa Belarus akan mempelajari kemampuan pasukan mereka untuk "melawan ancaman militer baik di darat maupun di udara."

Sponsored

Pejabat Kementerian Pertahanan Inggris sebelumnya mengungkapkan kekhawatiran bahwa pemimpin Rusia akan secara resmi menyatakan perang terhadap Ukraina pada Hari Kemenangan—peringatan tahunan Rusia tentang berakhirnya Perang Dunia II pada 9 Mei. Menurut analisa itu, Putin kemungkinan ingin untuk menunjukkan keberhasilan militer yang signifikan menjelang liburan.

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, yang merupakan sekutu Putin, secara konsisten membantah bahwa negara itu berencana untuk bergabung dengan serangan Rusia di Ukraina. Ukraina telah mengklaim bahwa pasukan Rusia menyerang negara itu dari wilayah Belarusia. 
Sejauh ini Rusia masih mengeluarkan status "operasi militer khusus" di Ukraina, dan belum menyatakannya sebagai "perang", dalam terminologinya.(Newsweek)

Berita Lainnya