close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Perbatasan Yordania-Suriah, Jaber. foto Reuters
icon caption
Perbatasan Yordania-Suriah, Jaber. foto Reuters
Dunia
Rabu, 29 September 2021 20:34

Didesak negara Arab, Yordania buka perbatasan dengan Suriah

Suriah berharap dibukanya perbatasan ini akan membantunya pulih dari konflik dan menarik mata uang asing yang sangat dibutuhkan.
swipe

Sebuah konvoi karavan dan beberapa taksi dari Suriah menunggu untuk memasuki perbatasan Yordania di penyebrangan Jaber. Mobil tersebut digeledah oleh petugas polisi dengan anjing sebelum melewati perbatasan.

"Situasi keamanan sekarang stabil di sisi Suriah dan kami berharap tetap stabil," kata Kolonel Moayad Al Zubi, kepala penyeberangan Jaber, seperti dilansir Reuters.

Aliran kendaraan di perbatasan Jaber, Yordania-Suriah merupakan pemandangan baru. Selama perang saudara di Suriah yang telah berlangsung satu dekade, perbatasan itu tidak bisa setiap saat dilalui, karena Yordania tidak membukanya penuh.Penjagaan ketat juga diterapkan di perlintasan ini menyusul pandemi Covid-19. 

Namun desakan oleh negara-negara Arab untuk mengintegrasikan kembali negara yang telah mereka hindari selama perang saudara, memaksa Yordania membuka perbatasan. Terlebih, negara ini sedang berjuang memperbaiki ekonomi. 

Sementara, Suriah berharap dibukanya perbatasan ini akan membantunya pulih dari konflik dan menarik mata uang asing yang sangat dibutuhkan. "Tujuan dari kesepahaman ini adalah untuk meningkatkan pertukaran perdagangan antara kedua negara untuk mencapai kepentingan setiap pihak," kata menteri perdagangan dan industri Yordania Maha Al Ali kepada televisi milik negara Al Mamlaka.

Sementara itu, para pejabat Yordania, sekutu AS, dan Lebanon telah mendesak Washington untuk melonggarkan sanksi terhadap Suriah guna memfasilitasi perdagangan.

Meskipun penyebrangan Jaber sudah dibuka sebagian sejak 2018, perdagangan belum pulih ke tingkat sebelum perang terjadi.

Sebelum konflik di Suriah, perlintasan Nasib-Jaber merupakan jalur transit ratusan truk setiap hari yang mengangkut barang antara Eropa dan Turki dan Teluk. Setelah konflik terjadi, satu-satunya penyeberangan perbatasan Suriah yang biasanya beroperasi adalah dengan Lebanon dan penyeberangan Qaim dengan Irak.

Pejabat Yordania mengatakan delegasi perdagangan yang berkunjung dari Suriah akan membahas pencabutan hambatan tarif.

Sebagian besar pengusaha dari Yordania menghindari berurusan dengan Suriah setelah UU Caesar 2019 AS memberlakukan sanksi keras yang melarang perusahaan asing berdagang dengan Damaskus. Saat ini, pengusaha-pengusaha tersebut mencoba melobi pemerintah untuk meminta Washington melonggarkan pembatasan impor dari Suriah.(Reuters)

img
Sita Aisha Ananda
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan