logo alinea.id logo alinea.id

Dubes Jerman: Indonesia harus jaga warisan Habibie

Dubes Schoof menjelaskan bahwa Habibie sangat dekat dengan negaranya.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 04 Okt 2019 10:04 WIB
Dubes Jerman: Indonesia harus jaga warisan Habibie

Duta Besar Jerman untuk Indonesia Peter Schoof menyatakan bahwa dia berharap Indonesia melanjutkan nilai-nilai demokrasi, keragaman dan keterbukaan yang merupakan warisan dari presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie.

"Nilai-nilai itu merupakan warisan dari negarawan hebat yang meninggalkan kita baru beberapa pekan lalu," tutur Schoof dalam perayaan Hari Nasional Jerman di Hotel Kempinski, Jakarta, pada Kamis (3/10).

Hari Nasional Jerman adalah perayaan reunifikasi Jerman Timur dengan Jerman Barat pada 3 Oktober 1990.

Dubes Schoof menuturkan, Habibie membuka jalan bagi Indonesia dengan menerapkan reformasi demokrasi dan kebebasan berbicara serta memperbaiki hubungan dengan sejumlah negara tetangga.

Selain itu, Schoof menyatakan bahwa pria yang wafat pada usia 83 tahun itu berhasil mempromosikan ilmu pengetahuan di Indonesia.

"Kami sangat merindukannya karena Habibie mencintai Jerman," ujar Dubes Schoof. "Dia memiliki pengetahuan mendalam tentang bahasa, budaya dan masyarakat Jerman."

Dia menyebut bahwa ketidakhadiran Habibie pada perayaan Hari Nasional, acara yang biasanya dia hadiri, benar-benar terasa.

Dubes Schoof juga membahas mengenai kerja sama Indonesia-Jerman di sejumlah forum internasional seperti Dewan Keamanan PBB dan G20.

Sponsored

Pada saat hukum internasional terus ditantang, Jerman memandang Indonesia sebagai mitra tepat untuk mempromosikan multilateralisme.

Lebih lanjut, Schoof memaparkan bahwa Jerman dan Indonesia bekerja sama dalam program pembangunan senilai hampir US$5,4 miliar di bidang energi terbarukan, perubahan iklim dan pendidikan kejuruan.

"Hal ini sejalan dengan fokus Presiden Joko Widodo yang menyoroti pengembangan sumber daya manusia," tutur dia.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan menyatakan bahwa hubungan bilateral kedua negara terus meningkat setiap tahunnya dan menghasilkan pertumbuhan di berbagai sektor, terutama ekonomi dan pembangunan.

"Selain itu ada tren positif dalam perdagangan kami, pada 2018, Jerman menjadi mitra dagang Eropa terbesar untuk Indonesia," lanjut Luhut.