close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi. Foto Aljazeera
icon caption
Ilustrasi. Foto Aljazeera
Dunia
Senin, 27 Maret 2023 13:53

Iran dan Suriah kutuk serangan AS terhadap fasilitas terkait Iran

Kemlu Suriah mengkritik serangan brutal yang katanya menewaskan beberapa orang dan merupakan pelanggaran terhadap integritas teritorialnya.
swipe

Pemerintah Iran dan Suriah telah mengutuk Amerika Serikat atas serangan di tanah Suriah yang dilaporkan menewaskan 19 orang. Alasan dari Washington aksi itu dilakukan setelah serangan pesawat tak berawak terhadap pasukan AS.

Baik Kementerian Luar Negeri Iran dan Suriah pada Sabtu (26/3) malam waktu setempat mengecam serangan udara AS yang menargetkan wilayah strategis Deir ez-Zor yang berbatasan dengan Irak.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Kemlu Iran Nasser Kanani mengatakan serangan "teroris" oleh AS mengenai sasaran sipil dan merupakan pelanggaran hukum internasional dan kedaulatan Suriah.

“AS mengklaim bahwa ia hadir di Suriah untuk melawan Daesh [ISIS] yang memiliki peran besar dalam menciptakan sekadar alasan untuk melanjutkan pendudukannya dan menjarah kekayaan nasional Suriah, termasuk sumber daya energi dan gandum,” katanya.

Kanani juga mengatakan Iran hanya memiliki penasihat militer di Suriah atas permintaan pemerintahnya, menolak klaim AS dan Israel bahwa Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) memiliki kehadiran militer yang cukup besar di Suriah.

Kemlu Suriah mengkritik serangan "brutal" yang katanya menewaskan beberapa orang dan merupakan pelanggaran terhadap integritas teritorialnya. Ditambahkan bahwa serangan itu merupakan kelanjutan dari serangan Israel dan bersumpah untuk “mengakhiri pendudukan Amerika”.

AS mengatakan serbuannya terhadap apa yang diklaimnya sebagai fasilitas yang berafiliasi dengan IRGC dilakukan sebagai tanggapan atas serangan pesawat tak berawak awal pekan ini yang menewaskan seorang kontraktor Amerika di Suriah. Seorang pemantau perang mengatakan 19 orang tewas dalam serangan AS.

Setelah serangan itu, Presiden AS Joe Biden mengatakan AS "tidak mencari konflik dengan Iran, tetapi siap bertindak tegas untuk melindungi rakyat kami".

Sebelumnya pada hari Sabtu, Keyvan Khosravi, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, telah mengancam balasan Iran jika posisinya menjadi sasaran.

“Setiap alasan untuk menyerang pangkalan yang telah didirikan di tanah Suriah atas permintaan pemerintah Suriah untuk memerangi terorisme dan agen Daesh akan dibalas dengan tanggapan timbal balik tanpa ragu-ragu,” katanya seperti dikutip oleh media milik pemerintah.

Pasukan pro-Iran di Suriah juga telah memperingatkan tindakan lebih lanjut di tengah serangan rudal dan pesawat tak berawak pekan ini.

Konfrontasi terbaru dengan AS terjadi ketika Teheran bekerja untuk membangun kembali hubungan diplomatik formal dengan saingan regional Arab Saudi dan kemungkinan negara-negara Arab lainnya.

Suriah dilaporkan akan memulihkan hubungannya dengan Kerajaan Saudi setelah Teheran dan Riyadh meninjau kembali kesepakatan yang dicapai awal bulan ini melalui mediasi China.(aljazeera)

img
Arpan Rachman
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan