Korsel sumbang jutaan dolar ke ASEAN untuk tangani Covid-19
Korea Selatan akan mengirimkan peralatan PCR dan APD.
Duta Besar Korea Selatan (Korsel) untuk ASEAN Lim Sungnam pada Selasa (16/6) menyatakan, Misi Korea Selatan untuk ASEAN menyumbangkan bantuan berupa pasokan medis senilai US$5 juta bagi ASEAN.
Dubes Lim menyampaikan, pada KTT ASEAN Plus Three terkait penanganan Covid-19 pada 14 April, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in berjanji akan mendukung pembangunan kapasitas ASEAN untuk menangani pandemik.
"Untuk mewujudkan komitmen Presiden Moon Jae-in, Misi Korea Selatan untuk ASEAN mewujudkan proyek ini dengan memanfaatkan kerja sama ASEAN-Korea Selatan," tutur Dubes Lim dalam acara bertajuk "Enhancing the Detection Capacity for Covid-19 in ASEAN Countries," di Sekretariat ASEAN, Jakarta.
Di bawah proyek kerja sama ini, Korea Selatan akan mengirimkan kit uji Covid-19, peralatan PCR, dan alat pelindung diri (APD) bagi setiap negara anggota ASEAN.
Dubes Lim mengaku belum dapat memastikan kapan pasokan medis akan diterima masing-masing negara ASEAN.
"Agar terlaksana dengan cepat, prosedurnya harus disederhanakan. Menurut saya, cara paling sederhana adalah dengan membagi pasokan tersebut secara merata bagi 10 negara anggota ASEAN," sambung dia.
Lebih lanjut Dubes Lim menjelaskan, pemerintah Korsel sejauh ini telah memerangi pandemik dengan strategi melacak, melakukan tes, dan merawat pasien Covid-19.
"Kita melakukan seluruh upaya penanganan pandemik berdasarkan tiga prinsip yaitu keterbukaan, transparansi, dan demokrasi," ujar dia.
Walaupun perjuangan Korsel melawan Covid-19 masih berlangsung, Lim mengatakan mereka terus berupaya membagi pengetahuan dan pengalaman dengan ASEAN.
"Kami percaya bahwa solidaritas dan kerja sama antara negara akan menjadi satu-satunya jalan menuju kemenangan melawan Covid-19," kata dia.
"Dengan semangat ini, pemerintah Korea Selatan akan terus bekerja sama dengan ASEAN hingga kita semua bebas dari pandemik," pungkasnya.

Derita jelata, tercekik harga pangan yang naik
Senin, 21 Feb 2022 17:25 WIB
Menutup lubang “tikus-tikus” korupsi infrastruktur kepala daerah
Minggu, 13 Feb 2022 15:06 WIB
Segudang persoalan di balik "ugal-ugalan" RUU IKN
Minggu, 23 Jan 2022 17:07 WIB
Di balik fenomena tingginya swing voters dalam pemilu
Minggu, 06 Agst 2023 06:12 WIB
Layar Tanjleb: Geliat sinema dari desa
Sabtu, 05 Agst 2023 07:29 WIB

















