sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

RI, Iran hingga Israel ungkap harapan pada Biden

Indonesia berharap bisa perkuat kemitraan strategis dengan Amerika Serikat.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 21 Jan 2021 14:05 WIB
RI, Iran hingga Israel ungkap harapan pada Biden

Presiden Joko Widodo dan para pemimpin dunia kompak mengucapkan selamat dan menyampaikan harapan untuk menjalin kerja sama dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Rabu (20/1). Biden telah resmi dilantik sebagai Presiden ke-46 AS.

Melalui akun Twitternya, Jokowi berharap RI-Amerika Serikat terus menjalin kerja sama ke depan.

"Mari kita terus perkuat kemitraan strategis kita, tidak hanya untuk kepentingan kedua bangsa, tetapi juga untuk dunia yang lebih baik," ujar Jokowi.

Pun Presiden Dewan Eropa Charles Michel yang juga menyampaikan ucapan selamat kepada Biden dan Harris dalam sebuah twit. Dia menyatakan bahwa kini saat yang tepat untuk memperkuat dan meremajakan hubungan Uni Eropa-AS.

Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan bahwa, "Eropa siap untuk menjalani awal yang baru".

Ucapan selamat juga datang dari Presiden Iran Hassan Rouhani. Dia memuji kepergian Donald Trump yang disebutnya sebagai seorang "tiran". Teheran telah berulang kali meminta Washington untuk mencabut sanksi yang dikenakan atas program nuklirnya.

"Kami mengharapkan pemerintahan Biden untuk kembali ke hukum dan komitmen, serta mencoba dalam empat tahun ke depan untuk menghilangkan noda-noda selama empat tahun terakhir," ungkap Rouhani.

Pemerintahan Biden sebelumnya telah menyatakan bahwa mereka menginginkan AS untuk bergabung kembali dalam perjanjian nuklir Iran (JCPOA).

Sponsored

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendesak Biden untuk memperkuat aliansi lama antara kedua negara.

"Saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda untuk lebih memperkuat aliansi AS-Israel, untuk terus memperluas perdamaian antara Israel dan dunia Arab dan untuk menghadapi tantangan bersama, di antaranya ancaman yang ditimbulkan oleh Iran," kata Netanyahu dalam sebuah video.

Begitu juga dengan Paus Fransiskus yang menyampaikan ucapan selamat serta mendesak Biden untuk mempromosikan rekonsiliasi dan perdamaian di seluruh dunia.

"Pada saat krisis besar yang dihadapi manusia kita membutuhkan tanggapan yang berpandangan jauh dan bersatu, saya berdoa agar keputusan Anda akan dipandu oleh kepedulian untuk membangun masyarakat yang ditandai dengan keadilan dan kebebasan yang otentik," ujar Sri Paus.

Selanjutnya, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia mengharapkan hubungan baik dengan AS, sementara pernyataan kementerian luar negeri mengatakan mereka mengharapkan pendekatan yang lebih konstruktif"untuk pembicaraan pengendalian senjata yang akan datang.

AS dan Rusia akan membahas perpanjangan perjanjian senjata nuklir New START 2010 tak lama setelah Biden resmi menjabat.

Ucapan selamat juga datang dari Kanselir Angela Merkel yang mengatakan bahwa dia menantikan babak baru persahabatan dan kerja sama Jerman-AS.

Masih dari Eropa, Presiden Prancis Emmanuel Macron turut mengucapkan selamat kepada Biden melalui via Twitter.

"Kita jalan bersama. Kita akan lebih kuat menghadapi tantangan zaman. Lebih kuat untuk membangun masa depan. Lebih kuat untuk melindungi planet. Selamat datang kembali di Perjanjian Paris!" twit Macron.

Dia merujuk pada perjanjian internasional pada 2015 yang mendesak semua negara untuk mengurangi emisi karbon untuk membatasi pemanasan global. Namun, AS di bawah pemerintahan Trump secara resmi keluar dari perjanjian itu pada November 2020.

Selain itu, Perdana Menteri Boris Johnson, yang menghadapi kritik atas kedekatan hubungannya dengan Trump, mengatakan dia berharap untuk bekerja sama dengan Biden.

"Dalam perjuangan kami melawan Covid-19 dan perubahan iklim, pertahanan, keamanan, serta mempromosikan dan mempertahankan demokrasi, tujuan kami sama dan negara kami akan bekerja sama untuk mencapainya," tutur dia.

Sementara Ratu Elizabeth II mengirim pesan pribadi kepada Biden sebelum dia dilantik, kata Istana Buckingham, tanpa mengungkapkan isi pesan tersebut. Disusul salah satu sekutu dekat Trump, Perdana Menteri India Narendra Modi, turut menyampaikan ucapan selamat kepada Biden-Harris.

"Salam dan ucapan selamat terhangat bagi Biden atas keberhasilannya menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat. Saya berharap dapat bekerja dengannya untuk memperkuat kemitraan strategis kedua negara," twit dia.

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga juga mentwit ucapan selamatnya.

"Saya berharap dapat bekerja dengan Anda dan tim Anda untuk memperkuat aliansi kami dan untuk mewujudkan Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka," ungkapnya.

Begitu pula dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in memuji pelantikan Biden dengan menyatakan bahwa AS telah "kembali".

"Amerika telah kembali. Awal baru Amerika akan membuat demokrasi semakin besar. Bersama dengan rakyat Korea Selatan, saya mendukung perjalanan Anda menuju AS yang bersatu," cuit Presiden Moon. (France 24)

Berita Lainnya