sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Trump: AS-China mendekati kesepakatan dagang fase pertama

Jika kesepakatan fase pertama tidak terwujud sebelum 15 Desember, Trump harus memutuskan apakah dia akan melaksanakan ancamannya.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Rabu, 27 Nov 2019 15:26 WIB
Trump: AS-China mendekati kesepakatan dagang fase pertama
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Donald Trump pada Selasa (26/11) mengatakan, Amerika Serikat dan China mendekati kesepakatan fase pertama dari perjanjian dagang setelah Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steve Mnuchin bicara dengan Wakil Perdana Menteri Liu He serta sejumlah negosiator Tiongkok lainnya melalui telepon. Mereka setuju untuk terus bekerja pada persoalan yang tersisa.

Trump mengklaim bahwa kesepakatan dagang dengan Tiongkok sudah dekat. Di lain sisi, dia juga menggarisbawahi dukungan bagi demonstran prodemokrasi Hong Kong, satu di antara sekian kerikil dalam relasi kedua negara.

"Kita ada dalam babak akhir pergolakan dari sebuah kesepakatan yang sangat penting. Menurut saya Anda dapat menyebutnya sebagai salah satu kesepakatan paling penting dalam perdagangan. Itu berjalan dengan sangat baik tapi pada saat bersamaan kami juga ingin di Hong Kong membaik," kata Trump kepada awak media di Gedung Putih.

Trump, mengaku bahwa dirinya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden Xi Jinping. Dia berharap Xi memastikan hasil positif bagi Hong Kong, di mana partai-partai prodemokrasi memenangi hampir 90% dari 452 kursi dewan distrik dalam pemilihan pada Minggu (24/11).

"Saya rasa Presiden Xi bisa mewujudkannya. Saya kenal dia dan saya tahu dia akan melakukannya," kata Trump, tanpa menjelaskan secara spesifik apa yang dia harapkan untuk dilakukan oleh Xi.

China mengumumkan bahwa pihaknya telah memanggil Duta Besar AS di Beijing Terry Branstad pada Senin (25/11) untuk memprotes dua RUU yang menunjukkan dukungan bagi gerakan prodemokrasi Hong Kong. Kedua RUU tersebut lolos di Kongres dan hanya menunggu persetujuan Trump untuk kemudian disahkan.

Sementara itu, dalam wawancaranya dengan Bill O'Reilly, Trump mengatakan bahwa kesepakatan perdagangan memakan waktu yang lama untuk dicapai demi memastikan persyaratan yang lebih baik bagi AS.

Penyelesaian kesepakatan fase pertama diharapkan terwujud pada November, tetapi para pakar perdagangan dan sumber-sumber yang dekat dengan Gedung Putih menuturkan itu bisa molor.

Sponsored

Jika kesepakatan fase pertama tidak terwujud sebelum 15 Desember, Trump harus memutuskan apakah dia akan melaksanakan ancamannya untuk mengenakan tarif 15% pada impor senilai US$160 miliar dari China.

Perang dagang antara AS dan China yang telah berlangsung selama 16 bulan berkontribusi pada menurunnya keuntungan di sektor industri Tiongkok.

Pada Rabu, China mengumumkan bahwa pabrik-pabriknya mencatat penurunan laba tertajam dalam delapan bulan pada Oktober, yaitu turun 9,9% menjadi US$60,74 miliar, menyusul melambatnya permintaan di dalam negeri dan tekanan perang dagang.

Sumber : Al Jazeera

Berita Lainnya