close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi Imlek. Foto Pixabay.
icon caption
Ilustrasi Imlek. Foto Pixabay.
Sosial dan Gaya Hidup
Sabtu, 14 Februari 2026 11:59

10 larangan saat Imlek yang dipercaya bisa membawa sial

Sepuluh pantangan saat Imlek, dari menyapu hingga meminjam uang, dipercaya bisa memengaruhi keberuntungan di tahun baru.
swipe

Perayaan Tahun Baru China atau Imlek identik dengan makan bersama keluarga, berbagi angpao, serta doa dan harapan baik untuk tahun yang baru. Selain tradisi tersebut, ada pula sejumlah pantangan yang masih dipercaya sebagian masyarakat hingga kini.

Larangan-larangan ini umumnya berkaitan dengan simbol keberuntungan dan rezeki. Meski tidak semua orang lagi mematuhinya secara ketat, banyak keluarga tetap menjaganya sebagai bagian dari tradisi.

Berikut 10 hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat Imlek dlansir dari The Macao News, Jumat (13/2).

1. Menyapu dan membuang sampah

Pada hari pertama Imlek, menyapu atau membuang sampah dipercaya bisa mengeluarkan keberuntungan dari rumah. Karena itu, tradisi bersih-bersih besar biasanya dilakukan sebelum malam tahun baru. Jika rumah menjadi kotor saat perayaan, sebagian orang memilih menunggu beberapa hari sebelum benar-benar membuang sampah keluar.

2. Memotong rambut

Memotong rambut saat Imlek dipercaya dapat memotong rezeki dan keberuntungan. Oleh sebab itu, banyak orang sengaja potong rambut beberapa hari sebelum perayaan dimulai. Salon biasanya juga ramai menjelang Imlek karena orang ingin tampil rapi tanpa melanggar pantangan.

3. Membunuh hewan

Hari-hari awal Imlek dihindari untuk kegiatan yang berkaitan dengan darah, termasuk menyembelih hewan. Hal ini dianggap membawa energi negatif. Karena itu, sebagian keluarga memilih menyiapkan bahan makanan sejak sebelum tahun baru.

4. Memberikan hadiah tertentu

Tidak semua barang cocok dijadikan hadiah. Jam, payung, sepatu, lilin, dan cermin sering dihindari karena diasosiasikan dengan perpisahan, kesialan, atau duka. Sebaliknya, hadiah makanan manis atau buah biasanya lebih dianjurkan karena melambangkan kebahagiaan dan kelimpahan.

5. Mengucapkan kata-kata negatif

Ucapan saat Imlek diharapkan membawa doa baik. Kata-kata seperti sakit, bangkrut, rusak, atau meninggal sebaiknya tidak diucapkan agar tidak dianggap sebagai pertanda buruk. Karena itu, orang biasanya saling memberi ucapan keberuntungan dan kesehatan.

6. Tidur terlalu awal di malam Tahun Baru

Ada tradisi untuk tetap terjaga hingga tengah malam bersama keluarga sebagai simbol menyambut tahun baru dengan penuh harapan. Kegiatan yang biasa dilakukan antara lain makan bersama, menonton acara hiburan, bermain kartu, atau menyalakan kembang api.

7. Memiliki utang atau meminjam uang

Imlek melambangkan awal yang bersih. Karena itu, banyak orang berusaha melunasi utang sebelum pergantian tahun. Meminjam uang saat perayaan dipercaya bisa membawa kesulitan keuangan sepanjang tahun.

8. Memecahkan barang pecah belah

Memecahkan gelas atau piring dianggap melambangkan pecahnya rezeki atau keberuntungan. Jika terjadi tidak sengaja, biasanya orang akan segera mengucapkan doa agar kesialan tidak terjadi.

9. Makan bubur di hari pertama

Bubur dulu identik dengan makanan saat masa sulit, sehingga memakannya di hari pertama dianggap pertanda kurang baik. Saat makan ikan, sebagian orang juga tidak menghabiskan bagian kepala dan ekor sebagai simbol rezeki yang berkelanjutan.

10. Keluar rumah pada hari keempat

Dalam sebagian tradisi, hari keempat dianggap waktu untuk berdoa dan berkumpul di rumah. Karena itu, bepergian jauh biasanya dihindari. Hari tersebut dimaknai sebagai momen menyambut keberuntungan yang kembali ke rumah.

Meski bersifat kepercayaan turun-temurun, pantangan ini menjadi bagian dari budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Bagi yang merayakan, mengikuti tradisi tersebut dianggap sebagai cara menjaga harapan akan keberuntungan dan kelancaran di tahun yang baru

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan