close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi Yogurt. jcomp/freepik
icon caption
Ilustrasi Yogurt. jcomp/freepik
Sosial dan Gaya Hidup
Sabtu, 13 Juni 2026 14:59

6 manfaat yogurt untuk kesehatan, baik untuk pencernaan hingga jantung

Yogurt mengandung protein, kalsium, dan probiotik yang bermanfaat untuk pencernaan, daya tahan tubuh, kesehatan jantung, hingga menjaga berat badan.
swipe

Yogurt menjadi salah satu produk olahan susu yang banyak dikonsumsi karena rasanya yang segar dan kandungan nutrisinya yang beragam. Makanan ini dibuat melalui proses fermentasi susu menggunakan bakteri baik yang dikenal sebagai kultur yogurt, sehingga menghasilkan tekstur khas dan rasa sedikit asam.

Selain menjadi sumber protein dan kalsium, yogurt juga mengandung berbagai vitamin, mineral, serta probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi yogurt dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan sistem imun, hingga mendukung kesehatan jantung. Berikut sejumlah manfaat yogurt yang perlu diketahui.

Apa itu yogurt?

Yogurt adalah produk olahan susu yang dibuat melalui proses fermentasi menggunakan bakteri baik atau kultur yogurt. Proses ini mengubah laktosa, yaitu gula alami dalam susu, menjadi asam laktat yang memberikan rasa asam dan tekstur kental pada yogurt. Yogurt dapat dibuat dari berbagai jenis susu dan tersedia dalam bentuk rendah lemak, tanpa lemak, maupun full-fat.

1. Kaya nutrisi penting

Yogurt mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti kalsium, fosfor, kalium, magnesium, vitamin B2, dan vitamin B12. Kandungan kalsiumnya berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi, sementara vitamin B membantu mendukung fungsi saraf dan metabolisme tubuh.

Selain itu, banyak produk yogurt yang diperkaya vitamin D untuk membantu meningkatkan kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh.

2. Tinggi protein

Yogurt merupakan sumber protein yang baik untuk tubuh. Protein berfungsi membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, menjaga massa otot, serta memberikan rasa kenyang lebih lama.

Yogurt Yunani atau Greek yogurt bahkan memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan yogurt biasa sehingga sering dipilih sebagai menu sarapan atau camilan sehat.

3. Membantu menjaga kesehatan pencernaan

Beberapa jenis yogurt mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang dapat membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam usus.

Konsumsi yogurt yang mengandung kultur hidup dan aktif dapat membantu meredakan gangguan pencernaan seperti kembung, sembelit, dan diare. Probiotik juga diketahui berpotensi membantu mengelola beberapa kondisi pencernaan kronis.

4. Mendukung sistem kekebalan tubuh

Kandungan probiotik dalam yogurt dapat membantu meningkatkan sistem imun dengan mendukung kesehatan saluran pencernaan. Selain itu, yogurt juga mengandung mineral seperti magnesium, selenium, dan zinc yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan probiotik dapat membantu mengurangi risiko maupun tingkat keparahan infeksi tertentu, termasuk flu dan pilek.

5. Baik untuk kesehatan jantung

Meski mengandung lemak jenuh, sejumlah penelitian menunjukkan produk susu seperti yogurt dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jantung jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Konsumsi yogurt dikaitkan dengan peningkatan kadar kolesterol baik (HDL), membantu menjaga tekanan darah, serta berpotensi menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes.

6. Membantu mengontrol berat badan

Yogurt, terutama Greek yogurt, mengandung protein tinggi yang dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi keinginan untuk makan berlebihan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan konsumsi yogurt secara rutin berkaitan dengan berat badan yang lebih terkontrol, persentase lemak tubuh yang lebih rendah, serta lingkar pinggang yang lebih kecil.

Cara memilih yogurt yang sehat

Saat membeli yogurt, pilih produk tanpa tambahan gula berlebih dan perhatikan label kandungan nutrisinya. Yogurt plain tanpa pemanis umumnya menjadi pilihan yang lebih sehat karena tidak mengandung gula tambahan yang dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan