close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi Durian (Freepik/Jcomp)
icon caption
Ilustrasi Durian (Freepik/Jcomp)
Sosial dan Gaya Hidup
Sabtu, 25 Juli 2026 14:27

Banyak yang belum tahu, ini 7 manfaat durian bagi kesehatan

Durian tak hanya dikenal karena aromanya yang khas, tetapi juga kaya serat, vitamin, dan antioksidan. Simak 7 manfaat durian bagi kesehatan tubuh.
swipe

Durian dikenal sebagai raja buah di Asia Tenggara karena cita rasanya yang khas serta aromanya yang kuat. Meski baunya kerap menjadi perdebatan, buah tropis ini tetap memiliki banyak penggemar, terutama di Indonesia dan negara di Asia Teanggara lainnya. Saat musim panen tiba, durian bahkan menjadi salah satu buah yang paling banyak diburu.

Di balik kulitnya yang berduri, durian ternyata menyimpan beragam nutrisi penting bagi tubuh. Buah ini mengandung karbohidrat, serat, vitamin C, vitamin B kompleks, kalium, magnesium, hingga berbagai senyawa antioksidan yang berperan dalam menjaga fungsi tubuh. Bahkan, dibandingkan banyak buah tropis lainnya, durian memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi.

Meski dikenal memiliki kandungan kalori dan gula yang relatif lebih tinggi dibandingkan beberapa jenis buah lainnya, durian tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat apabila dikonsumsi dalam porsi yang sesuai. Kuncinya adalah tidak berlebihan dan tetap memperhatikan kebutuhan gizi harian.

Lantas, apa saja manfaat buah durian bagi kesehatan? Dilansir dari Health Line dan Mount Elizabeth, Jumat (25/7) berikut ini 7 manfaat durian.

1. Mendukung kesehatan pencernaan

Durian mengandung serat yang cukup tinggi sehingga baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Serat membantu melancarkan buang air besar, menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, serta memberikan rasa kenyang lebih lama.

Mengonsumsi makanan berserat secara rutin juga dapat membantu menjaga kesehatan saluran cerna dan mengurangi risiko sembelit. Agar manfaatnya optimal, konsumsi durian sebaiknya diimbangi dengan asupan air putih yang cukup.

2. Kaya antioksidan

Durian mengandung berbagai senyawa antioksidan, seperti vitamin C, polifenol, flavonoid, dan karotenoid. Antioksidan berfungsi membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat paparan radikal bebas.

Radikal bebas yang berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Karena itu, mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan, termasuk buah-buahan seperti durian, dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat. 

3. Menjadi sumber energi

Durian merupakan buah yang kaya akan karbohidrat sehingga dapat menjadi sumber energi bagi tubuh. Kandungan karbohidrat tersebut akan diubah menjadi glukosa yang digunakan sebagai bahan bakar untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Selain itu, durian juga mengandung kalium yang berperan dalam menjaga fungsi otot dan saraf. Kombinasi karbohidrat dan mineral ini membuat durian dapat membantu mengurangi rasa lelah setelah beraktivitas. Namun, karena kandungan kalorinya cukup tinggi, konsumsinya tetap perlu dibatasi agar tidak berlebihan.

 

4. Membantu menjaga tekanan darah

Salah satu mineral yang cukup melimpah dalam durian adalah kalium. Nutrisi ini berfungsi membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sekaligus mengurangi efek natrium yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Asupan kalium yang cukup juga berperan menjaga fungsi jantung dan pembuluh darah. Meski demikian, penderita hipertensi tetap dianjurkan menerapkan pola makan sehat secara menyeluruh dan tidak mengandalkan satu jenis makanan saja.

5. Membantu menjaga kesehatan tulang

Tak hanya kaya vitamin, durian juga mengandung berbagai mineral, seperti magnesium, kalium, tembaga, dan mangan. Mineral-mineral tersebut berperan dalam menjaga kepadatan tulang dan mendukung proses pembentukan jaringan tulang.

Kesehatan tulang tidak hanya dipengaruhi oleh asupan kalsium, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai mineral lain yang bekerja secara bersamaan untuk menjaga kekuatan tulang.

6. Berpotensi membantu meningkatkan kualitas tidur

Durian mengandung triptofan, yaitu asam amino esensial yang digunakan tubuh untuk memproduksi serotonin dan melatonin. Melatonin merupakan hormon yang berperan mengatur siklus tidur sehingga membantu tubuh beristirahat dengan lebih baik.

Meski demikian, penelitian mengenai efek langsung konsumsi durian terhadap kualitas tidur pada manusia masih terbatas. Oleh karena itu, durian sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya cara untuk mengatasi gangguan tidur.

7. Membantu menjaga sistem kekebalan tubuh

Kandungan vitamin C dalam durian berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Vitamin ini membantu pembentukan kolagen, mempercepat proses penyembuhan luka, serta mendukung kerja sel-sel imun dalam melawan infeksi.

Mengonsumsi durian bersama buah dan sayuran lainnya dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Meski kaya nutrisi, durian juga mengandung kalori dan gula alami yang relatif tinggi. Karena itu, penderita diabetes, obesitas, atau orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan sebaiknya membatasi porsinya dan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi bila diperlukan.

Selain itu, durian bukan pengganti obat maupun terapi medis. Manfaatnya akan lebih optimal jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat yang disertai aktivitas fisik secara rutin.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan