sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Car free day di Jakarta dibuka, yang sakit tidak boleh ikutan dulu

Masyarakat yang berolahraga di car free day wajib mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Jumat, 19 Jun 2020 09:58 WIB
Car free day di Jakarta dibuka, yang sakit tidak boleh ikutan dulu
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 63749
Dirawat 30834
Meninggal 3171
Sembuh 29105

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan membuka kembali Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day di Jakarta. Tetapi, car free day pada Minggu (21/6) hanya diperuntukkan bagi yang berolahraga, tanpa membolehkan pedagang kaki lima berjualan di sepanjang jalan.

"Untuk minggu ini sudah ada HBKB (car free day). Tetapi pedagang kaki lima tidak diperbolehkan,"  kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Syafrin Liputo di Jakarta, Jumat (19/6).

Pembukaan car free day merupakan uji coba seiring dengan kebijakan Pemprov Jakarta yang memutuskan DKI Jakarta memasuki masa PSBB transisi. Pada fase ini, Pemprov DKI memberikan sejumlah pelonggaran terhadap aktivitas dan kegiatan masyakarat di ruang publik, terutama sektor perekonomian.

Oleh karena itu, masyarakat yang berolahraga di car free day wajib mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Dishub juga akan melakukan evaluasi terkait kebijakan pembukaan car free day ini dan melaporkannya kepada Gugus Tugas DKI Jakarta.

"Jadi HBKB diaktifasi minggu ini menjadi uji coba di masa transisi, dan kami akan lakukan evaluasi," ujar dia.

Dia menyarankan agar hanya masyarakat yang berolahraga tidak dalam kondisi sakit, seperti demam dan flu. 

"Kami meminta kepada warga yang tidak sehat, merasa demam, merasa flu untuk tidak ke luar dan melaksanakan aktivitas olahraga di HBKB. Sehingga tidak terjadi penyebaran Covid-19," kata dia.

Sponsored
Berita Lainnya