sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Chiellini: Ada sesuatu yang ajaib di udara

Italia mendapatkan kembali harga dirinya setelah sempat terpuruk karena gagal lolos ke Piala Dunia 2018

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Senin, 12 Jul 2021 07:11 WIB
Chiellini: Ada sesuatu yang ajaib di udara

Pelatih Italia Roberto Mancini memuji kinerja timnya dan mengatakan Italia "mendominasi" Inggris setelah kebobolan gol awal di Wembley pada hari Minggu untuk memenangkan final Euro 2020.

“Kami melakukannya dengan baik. Kami langsung kebobolan gol dan kesulitan, tetapi kemudian kami mendominasi permainan,” kata Mancini kepada RAI Sport, Senin (12/7).

Italia menang adu penalti 3-2 setelah pertandingan berakhir 1-1 usai perpanjangan waktu. “Para pemain luar biasa, saya tidak tahu harus berkata apa lagi. Ini penting untuk semua orang dan semua penggemar. Saya harap mereka merayakan (di Italia)," kata Mancini.

Gol Leonardo Bonucci membatalkan keunggulan Inggris melalui go Luke Shaw. Di babak kedua, Italia lebih menekan, sementara Inggris tampak harus berjuang untuk membuat tembok pertahanan dan meluncurkan serangan. 

Saat penalti, kiper Italia Gianluigi Donnarumma melakukan dua penyelamatan yang menentukan. Satu lagi kegagalan Inggris karena tembakan Marcus Rashford membentur mistar gawang.

Italia memenangkan gelar untuk kedua kalinya setelah 1968.  “Luar biasa, ketika saya berpikir kembali ke tempat kami memulai,” kata bek 34 tahun Bonucci.

Italia sekarang dalam 34 pertandingan tak terkalahkan, bangkit kembali dengan martabat tinggi setelah menderita penghinaan karena gagal lolos ke Piala Dunia 2018.

“Ketika Anda berada di dasar lubang, Anda melihat betapa hebatnya orang-orang yang mendapatkan kembali kekuatan mereka,” tambah Bonucci. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pelatih hebat kami, tim hebat kami, negara kami yang hebat. Kami penuh dengan kegembiraan dan kebahagiaan."

Sponsored

Kapten Giorgio Chiellini mengatakan "ada sesuatu yang ajaib di udara" sejak turnamen dimulai di Roma sebulan lalu.

"Sedikit air mata jatuh. Kami semua pantas mendapatkannya, di usia ini kami semakin menyadari apa artinya memenangkan trofi seperti itu," kata pemain berusia 36 tahun itu.

"Kami telah mengatakan bahwa sesuatu yang ajaib ada di udara sejak akhir Mei, hari demi hari."

Donnarumma menggantikan kiper veteran Gianluigi Buffon setelah bencana kualifikasi tiga tahun lalu.

"Kami luar biasa, kami tidak menyerah satu inci pun. Kami melakukannya dari awal, kami adalah tim yang fantastis dan kami pantas mendapatkan kesuksesan ini," kata Donnarumma.

"Gol itu bisa saja membunuh kami, tetapi kami selalu tetap waspada dan tidak pernah menyerah," kata Donnaruma mengingat gol Inggris di babak pertama.

Berita Lainnya