close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi pasar modal. Foto Freepik.
icon caption
Ilustrasi pasar modal. Foto Freepik.
Sosial dan Gaya Hidup
Selasa, 08 September 2026 15:58

Di mana jual beli saham US? Kamu bisa pakai 5 aplikasi ini

Ingin membeli saham AS dari Indonesia? Simak 5 platform pilihan, mulai dari tokenized stocks, fractional shares hingga broker sekuritas.
swipe

Pasar saham Amerika Serikat menawarkan akses ke perusahaan besar dari berbagai industri, sehingga semakin banyak investor Indonesia tertarik berinvestasi di dalamnya. Selain broker saham, kini tersedia pula platform digital yang memudahkan transaksi melalui saham tertokenisasi maupun fractional shares. 

Salah satu aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk membeli saham US adalah Pintu. Aplikasi memiliki fitur tokenisasi saham yang memungkinkan investor membeli saham luar negeri seperti Google, Meta, SpaceX, Tesla, Coinbase, dll. 

Salah satu perusahaan yang sering menjadi perhatian investor adalah saham Tesla. Perusahaan kendaraan listrik tersebut memiliki pergerakan harga yang cukup dinamis, sehingga banyak investor memasukkannya ke dalam daftar saham global yang ingin dipantau. 

Jika kamu ingin beli saham Tesla, pilihan platformnya cukup beragam. Kamu dapat menggunakan aplikasi yang menyediakan tokenized stocks, fractional shares, maupun layanan broker. Karena setiap metode memiliki struktur kepemilikan dan ketentuan berbeda, memahami produknya menjadi langkah penting sebelum melakukan transaksi.

Di mana jual beli saham US

Berikut lima platform yang dapat menjadi pilihan untuk mencari akses jual beli saham Amerika Serikat.

1. Webull

Menggunakan pendekatan broker dan platform trading. Salah satu fitur yang menarik bagi investor bermodal kecil adalah fractional shares

Melalui fractional shares, pengguna dapat membeli sebagian dari saham tertentu. Webullmenyebut minimum pembelian fractional shares dapat dimulai dari US$1 untuk aset yang memenuhi syarat. Dengan demikian, investor tidak harus mengeluarkan dana sebesar harga satu saham penuh. 

Webull juga menyediakan berbagai fitur analisis seperti charting, data pasar, serta beberapa jenis order. Karena itu, platform ini dapat menarik bagi pengguna yang ingin memantau pasar sekaligus melakukan trading secara lebih aktif

Namun, fractional shares memiliki aturan tersendiri. Tidak semua saham dan ETF dapat dibeli secara pecahan, sedangkan jenis order tertentu juga dapat memiliki batasan. Oleh sebab itu, pengguna perlu membaca ketentuan sebelum melakukan transaksi.

Investor Indonesia juga perlu memeriksa ketersediaan layanan berdasarkan negara domisili. Sebab, produk, fitur, dan persyaratan akun dapat berbeda menurut yurisdiksi.

2. Pintu

Pintu menawarkan cara yang cukup berbeda untuk mendapatkan eksposur terhadap saham perusahaan Amerika. Alih-alih membeli saham konvensional melalui bursa, pengguna dapat memanfaatkan fitur tokenisasi saham yang tersedia di ekosistem Pintu.

Pintu menjelaskan bahwa tokenized stocks memiliki dukungan underlying dengan rasio 1:1. Artinya, token tersebut memiliki aset dasar yang mendukung nilainya, sedangkan aset dasarnya disimpan melalui kustodian berlisensi. Struktur ini memberikan pendekatan berbeda dibandingkan pembelian saham biasa melalui broker. 

Tokenized stocks di Pintu

Pilihan tokenized stocks Pintu mencakup sejumlah perusahaan besar Amerika Serikat. Misalnya, pengguna dapat menemukan TSLAX yang mengikuti Tesla, NVDAX untuk NVIDIA, AMZNXuntuk Amazon, AAPLX untuk Apple, GOOGLX untuk Alphabet, serta METAX untuk Meta.

Selain perusahaan tersebut, tersedia pula token yang mengikuti Coinbase, Robinhood, dan Circle. Pintu juga menyediakan sejumlah tokenized ETF, sehingga pengguna memiliki alternatif selain memilih satu perusahaan secara individual. 

Salah satu hal yang membuat tokenized stocks menarik adalah nominal awalnya. Pintu menyediakan tokenized assets dengan minimum transaksi mulai sekitar Rp11.000. Karena itu, investor tidak perlu menyediakan dana sebesar harga satu lembar saham penuh untuk mulai memperoleh eksposur terhadap perusahaan global. 

Selain itu, tokenized stocks dapat diperdagangkan 24/7. Jadi, pengguna dapat melakukan transaksi di luar jam perdagangan reguler bursa Amerika Serikat. Namun, perlu dipahami bahwa perdagangan 24/7 tersebut berlaku pada mekanisme tokenized stocks, bukan berarti pasar saham AS sendiri buka selama 24 jam.

Meski memiliki berbagai kemudahan, investor harus memahami bahwa tokenized stocks tidak sama dengan kepemilikan saham konvensional. Pemegang token dapat memiliki hak yang berbeda dari pemegang saham biasa, termasuk dalam hal hak suara dan manfaat tertentu dari saham.

3. Bittime

Pilihan berikutnya bagi pengguna yang ingin mengeksplorasi saham US dalam ekosistem aset digital. Platform ini menyediakan Tokenized Stocks, sehingga pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap harga sejumlah saham global melalui token.

Bittime menjelaskan bahwa Tokenized Stocks mengikuti harga saham perusahaan publik dengan rasio 1:1. Underlying saham dibeli dan disimpan oleh penerbit melalui kustodian berlisensi. Dengan mekanisme tersebut, pengguna dapat mengakses aset tokenisasi tanpa membuka rekening broker asing secara langsung. 

Dari sisi pilihan, Bittime menyediakan berbagai token yang mengikuti saham perusahaan besar. Beberapa di antaranya adalah MSTRX untuk MicroStrategy, NVDAX untuk NVIDIA, AAPLXuntuk Apple, TSLAX untuk Tesla, METAX untuk Meta, serta COINX untuk Coinbase.

Selain itu, Bittime menyediakan token yang mengikuti Amazon, Microsoft, Broadcom, Netflix, Starbucks, Palantir, JPMorgan, dan perusahaan global lainnya. Bittime juga menyediakan beberapa tokenized ETF, sehingga investor dapat memilih eksposur berdasarkan kebutuhan.

Bittime menyebut Tokenized Stocks dapat dibeli mulai Rp10.000. Selain itu, produk tersebut dapat diperdagangkan tanpa mengikuti jam operasional bursa saham tradisional. 

4. Phillip/POEMS

Menawarkan pendekatan berbasis perusahaan sekuritas. Platform ini dapat menjadi pilihan bagi investor yang ingin menggunakan layanan sekuritas daripada aplikasi aset digital.

POEMS menyediakan fasilitas transaksi dan informasi pasar sesuai produk yang tersedia bagi nasabah. Karena akses ke saham US dapat bergantung pada layanan yang digunakan, calon investor sebaiknya memastikan terlebih dahulu instrumen internasional yang dapat diperdagangkan.

Selain itu, perhatikan biaya transaksi, minimum pembelian, kurs mata uang, serta biaya lainnya. Dengan cara tersebut, investor dapat menghitung kebutuhan modal secara lebih akurat.

Keunggulan platform sekuritas juga terletak pada informasi dan riset yang dapat membantu investor memahami kondisi pasar. Namun, investor tetap perlu memastikan bahwa akses pasar Amerika sesuai dengan kebutuhan investasinya.

5. Mirae Asset

Pilihan lain bagi investor yang ingin menggunakan layanan perusahaan sekuritas. Selain fasilitas transaksi, Mirae Asset memiliki ekosistem informasi dan riset yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan investasi.

Jika tujuan utamanya adalah jual beli saham US, investor perlu memastikan produk internasional yang tersedia melalui layanan Mirae Asset Indonesia. Sebab, akses pasar dapat bergantung pada jenis rekening dan layanan yang diberikan.

Investor juga perlu membandingkan biaya transaksi, minimum investasi, kurs, serta mekanisme deposit dan penarikan. Hal tersebut penting karena biaya dapat memberikan dampak cukup besar terhadap hasil investasi, terutama ketika modal yang digunakan masih terbatas.

Dengan pendekatan berbasis sekuritas, Mirae Asset dapat dipertimbangkan oleh investor yang ingin mendapatkan dukungan layanan investasi sekaligus mengakses berbagai instrumen pasar modal.

Kesimpulannya, Ada beberapa pilihan ketika kamu mencari tempat untuk jual beli saham US dari Indonesia. Pintu dan Bittime menawarkan pendekatan tokenized stocks, sedangkan Webullmenyediakan fractional shares. Sementara itu, Phillip/POEMS dan Mirae Asset menggunakan pendekatan perusahaan sekuritas.

Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif. 

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.

img
Tim copywriter
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan