close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Foto: 9news
icon caption
Foto: 9news
Sosial dan Gaya Hidup
Jumat, 22 Maret 2024 13:34

Hampir seratus orang jadi korban kamera tersembunyi di toilet Starbucks

Polisi tidak dapat berkomentar apakah rekaman itu dikirim ke lokasi lain atau diunggah secara online.
swipe

Siapa pun, khususnya wanita harus waspada saat berada di toilet umum. Kafe dengan reputasi internasional seperti Starbucks juga bukan jaminan bagi keamanan privasi Anda. 

Di gerai Starbucks di San Jose Amerika Serikat misalnya, polisi telah menangkap seorang pria karena meletakkan kamera tersembunyi di kamar mandi kafe tersebut. Pria itu telah merekam puluhan korban, dan ditangkap pada Januari lalu.

Polisi San Jose mengatakan bahwa kamera itu ditemukan oleh seorang karyawan pada tanggal 31 Januari di bawah wastafel kamar mandi yang menghadap toilet di Starbucks yang terletak di blok 600 Coleman Avenue.

Penyelidik menemukan bahwa antara jam 9 pagi dan 7 malam pada tanggal 30 Januari, lebih dari 91 korban terekam kamera.

Para korban berkisar antara empat hingga 85 tahun dan rekamannya sangat gamblang, menurut polisi.

SJPD menangkap tersangka pada 15 Maret di rumahnya dan menemukan 20 pucuk senjata api. Ini termasuk senapan serbu, senjata tidak terdaftar, magasin berkapasitas tinggi, dan kamera mikro lainnya.

Tersangka berusia 35 tahun telah ditangkap atas berbagai tuduhan termasuk kepemilikan pornografi anak dan pemasangan kamera pengintai tersembunyi.

Polisi tidak dapat berkomentar apakah rekaman itu dikirim ke lokasi lain atau diunggah secara online.

Profesor psikologi Dr Thomas Plante mengatakan privasi dapat dengan mudah dikompromikan dengan teknologi.

"(Korban) merasa terekspos dan menjadi lebih buruk ketika mereka mulai memikirkan apa yang akan terjadi dengan rekaman ini. Atau apakah ini akan dipublikasikan secara online? Siapa yang akan melihat ini?" kata Plante.

Plante mengatakan simpanan senjata yang ditemukan di dalam rumah tersangka dapat menunjukkan beberapa masalah kejiwaan lain yang mungkin dia alami.

Polisi San Jose menggambarkan tersangka sebagai "predator yang kejam". Plante mengatakan untung dia tertangkap.

“Pada titik tertentu, kita harus menarik napas dalam-dalam, melakukan yang terbaik yang kita bisa dan mencoba menghindari paranoia yang mungkin muncul setelah kita mendapatkan cerita seperti ini dan setelah kita mendapatkan pengalaman seperti ini,” kata Plante.

Putra warga Gilroy, Alex Orozco, bersekolah di Bellarmine College Preparatory di dekatnya.

"Ini memuakkan, rasanya dilanggar dan ini salah. Saya senang mereka menangkap orang tersebut dan saya berharap pukulan keras menimpanya," kata Orozco.

Starbucks mengeluarkan pernyataan berikut sebagai tanggapan atas penangkapan tersebut:

“Ini adalah insiden yang sangat meresahkan, dan kami berterima kasih atas respon cepat dan menyeluruh dari Departemen Kepolisian San Jose dalam menangkap tersangka,” bunyi pernyataan tersebut.

“Kami tidak bisa melebih-lebihkan pentingnya menyediakan lingkungan yang aman bagi pelanggan dan mitra kami (karyawan). Kami akan terus bekerja sama sepenuhnya dengan penegak hukum mengenai masalah ini.”(9news)

img
Fitra Iskandar
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan