sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Manfaat berkebun saat pandemi terjadi

Sedikit tips, mulailah dengan menanam sayur atau buah yang mudah ditanam.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Senin, 04 Mei 2020 14:58 WIB
Manfaat berkebun saat pandemi terjadi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 25773
Dirawat 17185
Meninggal 1573
Sembuh 7015

Salah satu cara melepas kepenatan dan depresi karena harus di rumah akibat pandemi Covid-19, adalah dengan berkebun. Pelbagai manfaat bisa didapat dari berkebun untuk kesehatan mental dan jiwa. 

World Health Organization (WHO) menyebut banyak manfaat kesehatan berkebun di luar ruangan. Salah satunya adalah mencegah penyakit kronis tapi tahukah Anda manfaat kesehatan dari berkebun? Berikut rinciannya: 

  • Baik untuk kesehatan 
    Saat Anda berada di taman, maka kegiatan yang dilakukan dapat membakar kalori. Inilah yang kemudian dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.
  • Mengurangi stres
    Sebuah penelitian di Belanda menyebut berkebun selama 30 menit dapat menghasilkan kadar kortisol yang rendah. Merasa bosan dan punya hari yang sulit? Berkebunlah untuk melelehkan stres. 
  • Tidur lebih nyenyak
    Penelitian University of Pennsylvania menunjukkan bahwa aktivitas ringan yang terkait dengan berkebun dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak di malam hari. Tidur sangat penting untuk kesehatan yang baik, berkebun tentu adalah manfaat yang tidak boleh Anda abaikan. 
  • Manfaat kesehatan pada tangan 
    Menggali, menanam, menarik tanaman adalah kegiatan yang dilakukan saat berkebun. Itu semua sangat bagus untuk menjaga tangan dan jari Anda kuat. 
  • Berhemat
    Berkebun akan membuat pemiliknya berhemat lebih banyak uang karena menanam tanaman sendiri. Anda bisa menyiasatinya dengan memilih tanaman sayuran atau yang sering dikonsumsi. 
     
Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Jumat, 29 Mei 2020 16:49 WIB
Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Kamis, 28 Mei 2020 17:45 WIB
Berita Lainnya