close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Robot Puri Robotics Amy dan Beauty di kantor wali kota DKI bersama Gubernur DKI Anies Baswedan. /Facebook Puri Robotics.
icon caption
Robot Puri Robotics Amy dan Beauty di kantor wali kota DKI bersama Gubernur DKI Anies Baswedan. /Facebook Puri Robotics.
Sosial dan Gaya Hidup
Minggu, 16 Desember 2018 02:30

Puri Robotics hadirkan robot layanan dari China dan Jepang

Robot layanan yang mereka sediakan, antara lain tipe Snow yang dapat menjadi resepsionis di rumah sakit, hotel, dan sekolah.
swipe

Perusahaan Pusat Robot Indonesia (Puri) Robotics baru menghadirkan robot buatan China dan Jepang selama dua minggu belakangan, dengan target penggunaan di rumah sakit, restoran, maupun di rumah.

Presiden Direktur Puri Robotics, Jully Tjindrawan belum bisa menyebutkan angka, namun robot-robot itu selain dijual juga dapat digunakan pelanggannya dengan sistem sewa, antara lain per hari dan per delapan jam. Robot layanan yang mereka sediakan, antara lain tipe Snow yang dapat menjadi resepsionis di rumah sakit, hotel, dan sekolah, serta Amy yang dapat menjadi pelayan di restoran, hotel, bar, dan kafe.

Puri Robotics juga menyediakan robot Alice yang dilengkapi teknologi kecerdasan buatan dan pengenal wajah, sehingga ketika digunakan di hotel dan restoran, ia dapat menyapa orang yang wajahnya telah direkam.

Perusahaan ini meramaikan industri teknologi di Indonesia sebagai distributor robot layanan, yang dapat digunakan dalam berbagai bidang yang membutuhkan pelayanan.

"Puri Robotics ini khusus untuk robot services. Kami ingin menjadi pusat robot," kata Jully, Sabtu (15/12).

Jully telah berkecimpung di dunia robotik Indonesia sekitar 14 tahun. Selain mendistribusikan robot, dia juga merencanakan Puri Robotics akan memiliki Rumah Robot Indonesia di mal Season City tahun depan.

Rumah Robot Indonesia dirancang untuk menjadi taman bermain, sekaligus tempat untuk mempelajari sains dan robotikam, juga teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR).

Selain tempat belajar robot, Jully mengaku berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk kurikulum robot di sekolah. (Ant).

img
Fandy Hutari
Reporter
img
Fandy Hutari
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan