sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ribuan warga Baduy akan serahkan seserahan ke pemerintah

Seba Baduy adalah ritual seserahan hasil bumi serta melaporkan berbagai kejadian yang telah berlangsung setahun terakhir di Suku Baduy

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Kamis, 25 Apr 2019 11:08 WIB
Ribuan warga Baduy akan serahkan seserahan ke pemerintah
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Ribuan warga adat Baduy yang tinggal di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten akan turun gunung melaksanakan perayaan seba pada 4 Mei. Ritual ini sudah berlangsung sejak sebelum zaman Kesultanan Banten.

Perayaan seba akan diikuti warga Baduy Luar dengan mengenakan baju adat warna hitam-hitam dan ikat kepala warna biru. Baduy Dalam akan mengenakan pakaian ciri khasnya putih-putih dan ikat kepala putih. Kemudian mereka akan berjalan kaki ratusan kilometer 

Dalam bahasa Baduy, seba berarti seserahan. Maka, seba Baduy adalah ritual seserahan hasil bumi serta melaporkan berbagai kejadian yang telah berlangsung setahun terakhir di Suku Baduy kepada Ibu Gede dan Bapak Gede, yakni Bupati Lebak  dan Gubernur Banten.

"Dari Desa pada Sabtu ke Pendopo Pemkab Lebak, ke Pemprov pada Mingggu. Baduy dalam jalan kaki, Baduy Luar pakai truk," kata Pemangku Adat Baduy Jaro Saija yang juga kepala Desa Kanekes, Kecamatan Lewidamar,  Kabupaten Lebak saat dikonfirmasi, Kamis (25/4).

Sponsored

Selain memberikan seserahan berupa hasil tani, dalam ritual ini juga terjadi dialog budaya antara masyarakat Baduy Dalam, Baduy Luar, dan para panggede atau pejabat daerah Banten. Dalam dialog budaya inilah masyarakat adat dari Baduy Dalam dan Baduy Luar menitipkan pesan kepada pemerintah untuk menjaga kelestarian alam, hutan, dan lingkungan.

"Seba satahun sekali wajib dilaksanakan oleh masyarakat Baduy ada ritualnya ada acara sakralnya," katanya.

Berita Lainnya

Pakai andong kini bisa bayar pakai DANA

Kamis, 04 Mar 2021 16:51 WIB

1 tahun penanganan Covid-19: Masih banyak PR

Selasa, 02 Mar 2021 07:17 WIB