Tren bisnis artis, dari kue kekinian hingga sektor digital

Christian Sugiono membidik Bali untuk mengembangkan bisnisnya. Mengapa?

Tren bisnis artis, dari kue kekinian hingga sektor digital Menyadari bahwa dunia hiburan tak akan bertahan lama, para artis Tanah Air memulai bisnis./Pixabay

Dunia hiburan tak selamanya abadi. Nama selebriti tak selalu berkibar, ada kalanya mereka akan kalah pamor dengan pendatang baru. Tak heran jika para selebriti harus memutar otak demi mencari sumber pemasukan lain.

Sebut saja tren bisnis oleh-oleh kue kekinian yang kompak digeluti oleh sederet artis Tanah Air, seperti Irwansyah, Dude Herlino atau Laudya Cynthia Bella. Tak hanya itu, sejumlah public figur juga fokus menekuni bisnis, seperti Ayudia Bing Slamet yang membuka jasa fotografi khusus persalinan, Jessica Iskandar yang menjual kopi dengan merek Jedar Koffee ataupun Dian Sastro yang membuka usaha diet catering dengan menu sehat. 

Di dunia digital, Christian Sugiono menyasar online rental marketplace bernama Cumi. Untuk tahap awal, dia membidik pasar Jabodetabek dan menargetkan merambah Bali hingga akhir tahun. 

"Saat ini sudah ada ribuan listing item yang dapat disewakan dari ratusan vendor atau pemilik barang yang ingin disewakan di Jabodetabek," ujar Christian, Senin (14/5). 

Suami Titi Kamal itu mengatakan Bali memiliki tingkat kunjungan wisata yang tinggi. Dinas Pariwisata Provinsi Bali mencatat jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali naik 16% menjadi 5,7 juta di 2017 dibandingkan 2016 yang sekitar 5,5 juta. Tahun ini, ditargetkan jumlah wisatawan mancanegara ke Bali mencapai 6,34 juta. Kue inilah yang ingin dibidik oleh Christian. 

"Kami melihat Bali berpotensi dalam sewa-menyewa barang. Turis selama ini mengalami kesulitan dalam proses menyewa," ujar dia. 

Cumi didirikan Christian dengan tiga orang lainnya, yakni Yazid Faizin, Pandu Wirawan Arief dan Fariz Tadjoedin. Dia menyebut mendapatkan investasi dari angel investor, yakni CMO GDP Venture Danny Wirianto, CEO PT Merah Putih Colony Anthony Liem, Founder Kaskus Andrew Darwis dan CEO Rizki Bukit Abadi Reino Barack.


Berita Terkait