logo alinea.id logo alinea.id

5 kepala negara di dunia yang jomlo

Joko Widodo kerap ditampilkan sebagai seorang pemimpin yang punya keluarga harmonis. Kondisi yang terlihat berbeda dengan Prabowo Subianto.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 15 Apr 2019 15:54 WIB
5 kepala negara di dunia yang jomlo

Psikolog Rose Mini Agoes Salim mengatakan, keberhasilan seseorang memimpin sebuah keluarga tak bisa menjadi cerminan keberhasilan memimpin organisasi maupun negara. Menurutnya, seseorang yang sudah terbiasa menghadapi keluarga kecilnya, ia akan membutuhkan keluarganya saat menghadapi masalah.

“Jika seseorang sudah terbiasa tak berkeluarga, ia akan mencari coping mechanism (mekanisme koping) dengan cara lain, bisa bercerita ke temannya,” kata Rose saat dihubungi reporter Alinea.id, Kamis (4/4).

Lebih lanjut, kata pengajar di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) ini, masa anak-anak lebih berpengaruh banyak dalam membentuk jiwa kepemimpinan ketimbang saat berumah tangga. Kepemimpinan di rumah tangga, kata Rose, memang ada pengaruhnya. Namun, tak sedalam waktu kecil.

“Menilai kepemimpinan harus dilihat dari masa lalunya,” ujar Rose.

Sponsored

Menurut Rose, bila anak diberikan banyak kesempatan untuk berpikir, akan berdampak untuk membentuk jiwa kepemimpinan.

Beberapa kepala negara memilih memimpin tanpa ibu negara.

 Prabowo dan halusinasi kuasa

Prabowo dan halusinasi kuasa

Kamis, 18 Apr 2019 20:53 WIB
Sisi lain keluarga Pierre Tendean

Sisi lain keluarga Pierre Tendean

Kamis, 18 Apr 2019 14:48 WIB