sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Konglomerat bersatu melawan Covid-19

Konglomerat tanah air mendonasikan hartanya untuk membantu penanganan wabah.

Kartika Runiasari
Kartika Runiasari Jumat, 10 Apr 2020 19:14 WIB
Konglomerat bersatu melawan Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 543.975
Dirawat 71.420
Meninggal 17.081
Sembuh 454.879

Sejumlah pengusaha Tanah Air turut membantu penanganan wabah Covid-19. Sandiaga Uno membantu dengan memberikan jaminan biaya hidup bagi keluarga yang orang tuanya positif Covid-19. Nurhayati Subakat, menggelontorkan Rp40 miliar untuk menyediakan alat medis di rumah sakit rujukan Covid-19. Garibaldi Thohir, kakak kandung dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, menyumbang dana Rp20 miliar ke Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB). Dato Sri Thahir, pemilik Mayapada Group, membagikan 1.000 bungkus makanan setiap hari kepada pekerja informal yang kehilangan penghasilannya selama Covid-19 berlangsung.

Sosiolog Universitas Gadjah Mada, Derajad Sulistyo Widhyarto menjelaskan, kolektivitas yang lahir di tengah pandemi seperti ini merupakan kultur dan wajah asli Indonesia sejak awal negara ini terbentuk. Budaya sambatan atau tolong menolong itu ada karena masyarakat Indonesia masih menjunjung tinggi norma-norma di masyarakat.

“Kolektivitas kita kuat sekali. Kuat itu bagaimana bisa kuat? Karena norma sama nilai kita dijunjung dengan nilai dan norma bermacam-macam, beragam, sehingga kemudian kita ini membentuk sebuah kolektivitas dalam arti tolong menolong dari sisi kultural,” terang Derajad saat dihubungi Alinea.id, Senin (6/4).

Pengusaha Indonesia bergotong royong membantu penanganan wabah Covid-19. Alinea.id/Hadi Tama.

Sponsored
Berita Lainnya