sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Panduan merawat pasien Covid-19 di rumah

Awal Agustus lalu, WHO mengeluarkan panduan terbaru untuk mereka yang merawat pasien Covid-19 di rumah.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Rabu, 19 Agst 2020 18:50 WIB
Panduan merawat pasien Covid-19 di rumah
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 278722
Dirawat 61379
Meninggal 10473
Sembuh 206870


Tak semua orang yang menderita Covid-19 dirawat di rumah sakit. Lazimnya, pasien-pasien yang tak bergejala atau asimtomatik justru dianjurkan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. 

Namun demikian, isolasi mandiri tidak bisa dijalankan sembarangan. Ada panduan yang harus diikuti agar proses isolasi mandiri berjalan lancar dan pasien tidak menularkan penyakitnya kepada keluarga. 

Kepada Alinea.id, dokter spesialis paru Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Dewi Puspitorini merinci sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh mereka yang menjalani isolasi mandiri. 

Pertama, kata Dewi, isolasi mandiri bisa dilakukan jika tidak ada orang tua yang punya penyakit peserta di rumah pasien. Kedua, rumah yang dijadikan tempat isolasi mandiri juga harus dipastikan bukan terletak di permukiman padat. 

Rumah yang dijadikan tempat isolasi mandiri juga harus bebas dari balita dan anak-anak. Apalagi, jika pasien yang positif adalah orangtua mereka. Pasalnya, anak-anak bakal sulit dilarang berdekatan dengan ayah dan ibu mereka. "Itu enggak bisa. Dia pasti akan berusaha deket-deket," ucapnya.

Berkaca pada pengalamannya menangani pasien, Dewi mengatakan, tubuh bugar bak milik seorang atlet bukan jaminan bagi seseorang terbebas dari Covid-19. Pasien berfisik prima pun bisa kritis jika mengalami gejala-gejala berat. 

Karena itu, Dewi menyarankan agar pasien bergejala berat segera "melapor" ke rumah sakit rujukan. Pasalnya, proses pengobatan dan penanganan pasien berat jauh berbeda dengan mereka yang tidak bergejala atau asimtomatik. 

"Bahkan, (pasien) mungkin perlu membutuhkan alat bantu pernapasan. Tentu tidak mungkin dikasih obat biasa juga. Kalau enggak bisa dijamin (bisa sembuh hanya dengan isolasi mandiri), mesti ke rumah sakit segera," imbuhnya.

Sponsored

Infografik Alinea.id/Dwi Setiawan

Berita Lainnya