sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Produk 'made in' China mulai langka dampak virus corona

Barang-barang yang sudah mulai langka di pasaran seperti bawang putih, buah-buahan, elektronik, sepeda motor, mesin, besi baja, dan pupuk.

Syah Deva Ammurabi
Syah Deva Ammurabi Kamis, 05 Mar 2020 12:12 WIB
Produk 'made in' China mulai langka dampak virus corona
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 381.910
Dirawat 63.733
Meninggal 13.077
Sembuh 305.100

Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus coronavirus (Covid-19) pertama di Indonesia, yakni pada seorang ibu dan anaknya yang berdomisili di Depok, Jawa Barat. Hingga Selasa (3/3), Kementerian Kesehatan sudah memeriksa 446 spesimen yang diduga terinfeksi.

Hingga Kamis (5/3), coronavirus telah diidentifikasi pada 94.261 kasus di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.214 orang meninggal dunia. Namun, 51.039 orang telah dinyatakan sembuh dari virus tersebut.

Virus Covid-19 yang berasal dari China itu tentu mengguncang perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Terbukti, kurang dari dua bulan kasus coronavirus merebak, ekspor-impor Indonesia dengan China anjlok.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Syarif Hidayat mengungkapkan terjadi penurunan impor China dari US$1,097 miliar pada Desember 2019 menjadi US$463 juta pada akhir Februari 2020.

"Jadi total sampai minggu kesembilan 2020 nilai impor turun US$463 juta dibandingkan akhir Desember 2019 sebesar US$1,097 miliar, dan masih ada tren turun," katanya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (3/3).

Dia menjelaskan, penurunan nilai impor produk China tersebut disebabkan sejumlah pekerja China masih dikarantina, sehingga menghambat proses produksi sejumlah barang-barang.

"Karena China masih dirumahkan sebagian dari mereka sampai 8 Maret, kegiatan ekonomi China relatif terhenti, tapi mudah-mudahan setelah tanggal 8 Maret ada rebound karena pemerintah China mulai normal," ucapnya.

Syarif pun menerangkan, untuk jenis barang yang mengalami penurunan terbesar adalah komputer dari US$43,8 juta pada awal Januari 2020 menjadi US$16,7 juta akhir Februari 2020.

Sponsored

Lalu, barang semi manufaktur dari US$77 juta pada Januari 2020, menjadi US$39,3 juta. Kemudian untuk barang produk mesin anjlok terparah dari US$243 juta pada awal Februari menjadi US$139,7 juta akhir Februari.

Memang, jika dilihat di lapangan, barang-barang impor asal China yang sudah mulai langka di pasaran akibat coronavirus seperti bawang putih, buah-buahan, elektronik, sepeda motor, mesin, besi baja, dan pupuk.

Simak laporan selengkapnya dalam artikel "Barang China langka gara-gara corona"

Infografik barang-barang impor asal China mulai langka akibat virus corona. Alinea.id/Dwi Setiawan

Berita Lainnya