sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Mayat jurnalis yang dimutilasi ditemukan tiga hari setelah menghilang

Dalam sebuah pernyataan kepada polisi Harshidhi, Sanjay Singh mengatakan bahwa putranya pergi ke Mathlohar Gaddi Tola, tiga hari lalu.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Jumat, 13 Agst 2021 19:39 WIB
Mayat jurnalis yang dimutilasi ditemukan tiga hari setelah menghilang

Seorang jurnalis yang terkait dengan saluran berita swasta dan putra seorang editor surat kabar berbahasa daerah negara bagian terkemuka tewas di distrik Champaran Timur Bihar, India.

Mayat Manish Kumar Singh yang sudah membusuk ditemukan pada Selasa (10/8) dari Mathlohiar Gaddi Tola -- tiga hari setelah dia menghilang. Para pembunuh mencongkel kedua matanya.

Singh ialah penduduk asli desa Paharpur di distrik yang sama dan ayahnya Sanjay Kumar Singh adalah editor surat kabar berbahasa Hindi (Areraj Darshan).

Dalam sebuah pernyataan kepada polisi Harshidhi, Sanjay Singh mengatakan bahwa putranya pergi ke Mathlohar Gaddi Tola, tiga hari lalu.

"Dia telah memposting foto pesta kumpul-kumpul dirinya dan dua teman jurnalis lainnya Amrendra Kumar dan Ashlaj Alam pada pukul 8.42 malam. Sejak itu, dia hilang dan kami kehilangan kontak dengannya. Kami mencarinya sepanjang malam dan dua hari berikutnya tetapi dia belum terlacak," kata Sanjay Singh.

Santosh Kumar, Wakil Inspektur Polisi sub-divisi Areraj di distrik Champaran timur sebelumnya berkat, "Karena anggota keluarga almarhum mengkhawatirkannya. Mereka mencurigai beberapa insiden yang tidak diinginkan mungkin terjadi padanya. Oleh karena itu, mereka telah mengajukan FIR (Laporan Informasi Pertama) terhadap 12 orang termasuk dua orang yang diduga wartawan itu."

"Ayahnya menduga bahwa dia memiliki sengketa properti dengan saudara sepupunya dan mereka mungkin terlibat dalam pembunuhannya. Selain itu, dia juga curiga bahwa putranya, yang telah membuat banyak cerita investigasi dan mengungkap kesalahan di distrik itu, dapat menjadi sasaran penjahat yang dia bongkar. Dia menerima telepon ancaman selama beberapa hari terakhir," kata petugas itu.

"Warga desa pada hari Selasa, melihat sepasang sepatu di lahan pertanian. Ketika mereka mencari lebih jauh, sesosok mayat ditemukan dari desa Sareh. Mayat itu dalam keadaan setengah membusuk," kata petugas itu.

Sponsored

"Kami telah menangkap wartawan Amrendra dan Ashlaj Alam. Di rumah Amrendra juga ditemukan tas milik Manish," katanya.

Inspektur Polisi Champaran Timur Navin Chandra Jha mengatakan bahwa tim investigasi khusus telah dibentuk untuk menyelidiki pembunuhan tersebut. (Sumber: India TV)

Berita Lainnya