sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

1 juta keluarga ditargetkan menjadi keluarga sejahtera pada 2020

Hingga November 2019, Kementerian Sosial mencatat sudah ada 1,2 juta KPM PKH yang lulus dari program bantuan sosial

Hermansah
Hermansah Senin, 30 Des 2019 09:36 WIB
1 juta keluarga ditargetkan menjadi keluarga sejahtera pada 2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 278722
Dirawat 61379
Meninggal 10473
Sembuh 206870

Kementerian Sosial menargetkan satu juta keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) lulus menjadi menjadi keluarga sejahtera pada 2020.

"Target graduasi untuk KPM PKH/BPNT di 2020 sebanyak satu juta keluarga," kata Menteri Sosial Juliari P Batubara di Jakarta, Senin (30/12).

Menteri Sosial optimistis target tersebut bisa dicapai karena target graduasi 800.000 keluarga penerima manfaat (KPM) PKH pada 2019 sudah terlampaui. Hingga November 2019, Kementerian Sosial mencatat sudah ada 1,2 juta KPM PKH yang lulus dari program bantuan sosial tersebut.

Selama 2015 hingga 2019, Kementerian Sosial mencatat sebanyak 1.742.917 KPM PKH dinyatakan telah lulus atau keluar dari program karena kesejahteraannya meningkat.

Menurut data pemerintah, angka kemiskinan saat ini tercatat 9,14% dengan jumlah penduduk miskin 25,14 juta jiwa.

Menteri Sosial mengatakan, pemerintah terus bekerja menurunkan angka kemiskinan menjadi sembilan persen sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2019-2024.

"Upaya yang dilakukan antara lain dengan tetap melanjutkan program yang ada, karena saya kira program Kemensos seperti PKH dan BPNT sudah berjalan baik," kata dia.

Selain itu, pemerintah akan memperkuat program pemberdayaan sosial melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi penerima manfaat PKH yang sudah dinyatakan lulus.

Sponsored

Menteri Sosial selanjutnya ingin lebih mengarahkan program ke usaha pemberdayaan, termasuk mengalihkan anggaran yang selama ini 90% untuk program bantuan sosial ke program pemberdayaan sosial.

"Jadi memang selama ini anggaran kita ini kan 90 sekian persen lebih ke program-program bantuan sosial, seperti charity (amal) itu tadi. Intervensi-intervensi untuk social safety net (jaring pengaman sosial). Tapi ke depannya kita juga harus mulai shifting (menggeser) program kerja maupun penganggaran kita untuk lebih banyak ke pemberdayaan sosialnya," kata Juliari. (Ant)
 

Berita Lainnya