sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

10 perempuan terpegah dan tervokal di tengah pandemi Covid-19

Khofifah dan Sri Mulyani perempuan terpopuler dalam pemberitaan media online.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Selasa, 21 Apr 2020 07:01 WIB
10 perempuan terpegah dan tervokal di tengah pandemi Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 406.945
Dirawat 58.868
Meninggal 13.782
Sembuh 334.295

Bertepatan dengan Hari Kartini 2020, Indonesia Indicator (I2) merilis riset kiprah perempuan yang turut tampil di garda terdepan melawan pandemi coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

Perusahaan intelijen media ini mencatat ada 10 figur perempuan terpegah atau top person yang paling banyak diberitakan media online, dan 10 figur perempuan tervokal atau top influencer yang banyak dikutip pernyataannya oleh media sepanjang masa pandemi, 1 Maret hingga 17 April 2020.

“Ke-10 figur perempuan itu muncul dari  sekitar 912.315 berita yang dimuat 2.479 portal media online di Tanah Air yang memberitakan Virus Corona,” ujar Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2), Rustika Herlambang dalam keterangannya diterima di Jakarta, Selasa (21/4). 

10 perempuan terpegah

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menjadi figur perempuan terpegah pertama di media online. Menurut Rustika, sosok Khofifah tampil dalam 5.536 berita terkait Covid-19. 

“Sebagai Gubernur, Khofifah aktif bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menangani virus corona,” ungkap Rustika.

Selain itu, Khofifah juga berjuang terus agar kesediaan alat kesehatan dan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis di wilayah Jawa Timur bisa tercukupi.

Bahkan, mantan Menteri Sosial itu konsisten menyerukan pentingnya social distancing kepada masyarakat, termasuk mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma negatif, khususnya bagi korban pasien coronavirus, dan para tenaga medis.

Sponsored

Posisi kedua perempuan terpegah Sri Mulyani. Menteri Keuangan perempuan ini menghiasi 4.279 berita di media online terkait kebijakan ekonomi dan keuangan untuk menghadapi dampak ekonomi akibat penyebaran Covid-19. 

Menurut Rustika, salah satu kebijakan yang dikeluarkan Sri Mulyani yakni Mencairkan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan Rp 16,4 triliun hingga perluasan insentif pajak di 11 Sektor.

Figur terpegah ketiga di media online ditempati oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Ia tampil di 1.774 berita terkait isu coronavirus. 

Menurut Rustika, Retno aktif menjaga kemitraan RI dengan negara-negara lain guna menjamin keamanan lalu lintas manusia antarnegara serta rantai pasokan alat kesehatan dalam menghadapi wabah Covid-19. Selain itu, Retno bersama kementerian yang dipimpinnya terus memantau Kesehatan WNI yang berada di luar negeri.

Posisi keempat perempuan terpegah di masa pandemi Covid-19 ditempati Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Risma, sapaan akrabnya, diberitakan sebanyak 1.678 di media online terkait isu coronavirus. 

Sebagai kepala daerah, kata Rustika, Risma terjun langsung dalam penanganan Covid-19 di Surabaya. “Risma aktif terjun langsung dalam melakukan penyemprotan disinfektan ke beberapa daerah di Surabaya. Risma pun mengeluarkan kebijakan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Surabaya, seperti Protokol Pengendalian Mobilitas Penduduk,” paparnya.

Perempuan terpegah berikutnya adalah Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan. Nama Adita tampil dalam 1.585 berita terkait isu coronavirus. Adita Irawati aktif menyosialisasikan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Menteri Perhubungan seputar transportasi umum di tengah wabah corona. 

Juru bicara Kemenhub ini mengeluarkan aturan seputar ojek dan taksi online yang terdampak coronavirus.

Posisi keenam hingga ke-10 perempuan terpegah ditempati Bupati Bogor, Ade Yasin dengan 1.428 berita, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah 1.244, jurnalis atau presenter TV Najwa Shihab 1.220, Ketua DPR RI Puan Maharani 1.046, dan  Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana sebanyak 1.045 berita.

 

10 perempuan tervokal

Selain figur perempuan terpegah, Indonesia Indicator juga mencatat ada 10 perempuan tervokal di media online. Lagi-lagi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sebagai figur perempuan tervokal nomor wahid. 

Pernyataan Khofifah terkait virus corona paling banyak dikutip oleh media online. Jumlahnya mencapai  14.554 pernyataan.

“Khofifah banyak dimintai rujukan seputar penanganan virus corona, imbauan social distancing, penyebaran corona di Jawa Timur dan lain-lain,” ungkap Rustika.

Posisi perempuan tervokal kedua ditepati Menteri Keuangan Sri Mulyani. Pernyataannya dikutip media sebanyak  11.723, seputar kebijakan ekonomi dan keuangan untuk menghadapi dampak ekonomi akibat penyebaran virus corona di Indonesia.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menduduki posisi ketiga perempuan tervokal. Pernyataan Risma dikutip media online sebanyak 2.831 kali, terutama soal seputar penanganan Covid-19 di Kota Surabaya. 

Posisi berikutnya ditempati oleh Ketua DPR RI Puan Maharani dengan 2.535 pernyataan. “Sebagai pimpinan di DPR RI, Puan Maharani aktif mendesak pemerintah pusat dan negara hadir secara nyata di tengah masyarakat untuk memberikan rasa tenang dan aman dalam menangani virus corona,” kata Rustika.

Sementara posisi kelima ditempati Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan 2.510 pernyataan, disusul Ketua Tim Penanganan Covid-19 & Juru Bicara RS Persahabatan untuk Covid-19, Erlina Burhan, sebanyak 2.469 pernyataan.

“Sosok dr Erlina Burhan banyak menjadi rujukan utama media terkait  efektivitas alat rapid test,  tips penggunaan alkes, hingga gaya hidup sehat di tengah wabah corona,” papar Rustika.

Perempuan tervokal ketujuh hingga ke-10 ditempati oleh  Bupati Bogor Ade Yasin dengan 2.246 pernyataan, Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana dengan 2.046 pernyataan, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti 1.975 pernyataan dan Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dengan 1.817 pernyataan.
 
Rustika menyampaikan, hasil riset I2 tersebut menunjukkan bahwa dua besar posisi perempuan terpegah dan tervokal terkait pemberitaan mengenai pandemi Covid-19 diisi dua nama yang sama, yakni Khofifah Indar Parawansa dan Sri Mulyani.

Jumlah berita dan pernyataan keduanya yang ditulis media terlihat berbeda jauh dari perolehan tokoh perempuan lain.

"Khofifah dan Sri Mulyani menjadi tokoh perempuan paling populer dalam pemberitaan media online tentang pandemi Covid-19 di Indonesia," pungkas Rustika.

Berita Lainnya