sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

650 tenaga pendidik di Jakarta disuntik vaksin Covid-19

Tenaga pendidik dan kependidikan termasuk salah satu sasaran prioritas tahap kedua vaksinasi Covid-19.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Rabu, 24 Feb 2021 22:33 WIB
650 tenaga pendidik di Jakarta disuntik vaksin Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Sebanyak 650 tenaga pendidik di DKI Jakarta menjalani vaksinasi Covid-19 tahap II di SMA Negeri 70 Jakarta Selatan. Di antaranya, karyawan PGRI, guru, tenaga pendidik, termasuk dosen menjadi target vaksin Covid-19 tahap II menyasar petugas pelayanan publik.

"Hari ini vaksinasi untuk tenaga pendidik dan kependidikan telah dimulai. Dan, saya tadi menyaksikan semuanya berjalan lancar," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikutip dari laman setkab.go.id, Rabu (24/2).

Menurut dia, tenaga pendidik dan kependidikan termasuk salah satu sasaran prioritas tahap kedua vaksinasi Covid-19. Dengan memprioritaskan pemberian vaksin kepada PTK, diharapkan kegiatan belajar mengajar tatap muka bisa segera dilakukan.

"Nanti setelah Provinsi DKI Jakarta, semua provinsi juga melakukan hal yang sama. Tenaga pendidik dan kependidikan, guru ini kita berikan prioritas agar nanti di awal semester kedua pendidikan tatap muka bisa kita mulai lakukan," ujar Presiden.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengatakan, vaksinasi bagi PTK seluruh jenjang pendidikan di satuan pendidikan negeri dan swasta, baik formal maupun non-formal dan pendidikan keagamaan, akan diberikan secara bertahap mulai dari pendidik dan tenaga kependidikan di PAUD/RA/sederajat, SD/MI/sederajat, dan SLB.

Selanjutnya, pendidik dan tenaga kependidikan pada jenjang SMP/MTs/sederajat, SMA/MA/sederajat, serta SMK. Tahap terakhir, akan diberikan vaksin kepada PTK pada jenjang pendidikan tinggi atau sederajat.

"Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Menteri Kesehatan atas komitmen dan prioritas vaksinasi bagi PTK," ucap Mendikbud.

Senada dengan Presiden, Mendikbud mengungkapkan, esensi pemberian vaksinasi yang diprioritaskan untuk PTK adalah jawaban agar tahun ajaran baru bisa dimulai secara bertahap. Dimulai dari yang paling terdampak dan kesulitan menghadapi pembelajaran jarak jauh, yaitu peserta didik pada jenjang PAUD, SD, dan SLB.

Sponsored

"Kami akan upayakan sebaik mungkin agar target vaksinasi bagi semua PTK selesai sesuai target yang dikoordinasikan Kemenkes dengan pemerintah daerah,” tegasnya.

Pelaksanaan vaksinasi massal kali ini disambut antusias oleh para tenaga pendidik.  Seperti yang diungkapkan Abdul Latif, perwakilan guru dari SMAN 6 yang menerima vaksin.

"Saya senang dan saya yakin vaksinasi ini bermanfaat. Ini bagus untuk menekan angka penularan Covid-19 supaya pendidikan dan perekonomian kembali berjalan normal," kata Abdul Latif.

Adapun 650 orang PTK dari Jabodetabek yang divaksinasi hari ini terdiri dari guru PAUD berjumlah 50 orang, SD 90 orang, SMP 70 orang, SMA 111 orang, SMK 50 orang, SLB 25 orang, madrasah 50 orang, dosen pendidikan tinggi berjumlah 130 orang, serta tutor kesetaraan Paket A/B/C berjumlah 24 orang.

Selain itu terdapat juga 50 perwakilan organisasi profesi guru, yaitu dari PGRI, Ikatan Guru Indonesia (IGI), Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Forum Guru Muhammadiyah, Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia, Majelis Nasional Pendidikan Katolik, Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI), Asosiasi Guru Seni Budaya Indonesia (AGSBI), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), dan asosiasi profesi guru lainnya.

Berita Lainnya