sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Aparat kejar kelompok MIT Ali Kalora pembunuh 1 keluarga di Sigi

Polisi pastikan pelaku kelompok MIT setelah saksi membenarkan kecocokan gambar DPO.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Sabtu, 28 Nov 2020 12:20 WIB
Aparat kejar kelompok MIT Ali Kalora pembunuh 1 keluarga di Sigi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah memastikan pelaku pembunuhan satu keluarga di Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi adalah kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Tengah Kombes Didik Supranoto menjelaskan, pelaku dipastikan kelompok MIT karena saksi memastikan kecocokan wajah dengan gambar daftar pencarian orang (DPO) belasan anggota MIT.

Satgas Tinombala yang memang bertugas melakukan pengejaran terhadap kelompok itu pun langsung bergerak.

"Pelaku Berdasarkan keterangan saksi adalah anggota MIT (setelah dicocokan dengan gambar DPO)," kata Didik saat dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu (28/11).

Menurut Didik, selain melakukan pengejaran, penyidik juga melakukan visum kepada korban. Diketahui, korban meninggal satu keluarga itu berinisial Y, P, N, dan P.

"Korban telah dilakukan visum," tuturnya.

Ditambahkan Didik, saat ini aparat gabungan TNI dan Polri melakukan peningkatan pengamanan di sekitar wilayah tersebut. Masyarakat sekitar diminta untuk tenang dan dipastikan keamanannya oleh tim gabungan.

"Dihimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang karena petugas Polri dan TNI telah melakukan pengejaran terhadap pelaku teror," ucapnya.

Sponsored

Untuk diketahui, pembunuhan satu keluarga di desa tersebut terjadi pada Jumat, 27 November 2020 sekitar pukul 09.00 WITA. Selain membunuh, kelompok Ali Kalora itu juga membakar rumah.

Di desa itu terdapat sekitar 40 kepala keluarga yang tinggal dengan situasi mencekam hingga terpaksa mengungsi karena merasa takut atasĀ teror yang terjadi.

Berita Lainnya
×
img