sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bentrok TNI-Polri di Papua, Pangdam Cendrawasih minta maaf

Jenazah telah dilepas untuk dimakamkan pascabentrok TNI-Polri di Papua.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Senin, 13 Apr 2020 15:32 WIB
Bentrok TNI-Polri di Papua, Pangdam Cendrawasih minta maaf
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 80094
Dirawat 37247
Meninggal 3797
Sembuh 39050

Pangdam Cendrawasih/XVII Mayjen TNI, Herman Asaribab menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh jajaran Polri, terutama Kepolisian Daerah (Polda) Papua atas peristiwa bentrok anggotanya di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, Minggu (12/4). 

Herman memastikan, peristiwa yang mengakibatkan tiga anggota Polri meninggal itu tidak akan terulang lagi di Papua. 

"Jajaran TNI menyampaikan permohonan maaf ke seluruh Jajaran Polri maupun Polda Papua terkait hal ini," tuturnya dalam keterangan resminya, Senin (13/4).

Menurut Herman, tiga jenazah tersebut telah diberangkatkan ke daerah asalnya untuk dimakamkan, sebagai wujud belasungkawa.

Lebih lanjut Herman mengatakan, tim investigasi sudah bergerak untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memproses hukum para pelaku yang terlibat pada insiden penembakan tersebut.

"Kami tetap akan melakukan tindakan hukum ke para pelaku," katanya.

Ia pun menyampaikan harapannya agar sinergisitas TNI dan Polri tidak terganggu dengan adanya peristiwa tersebut. 

"Saya berharap TNI-Polri tetap jaga sinergitas dan jaga kedamaian yang berada di Papua," ujarnya.

Sponsored

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Kamal mengatakan, bentrokan terjadi sekitar Pukul 07.40 WIT. Adapun latar belakang dari bentrokan itu adalah kesalahpahaman.

"Insiden yang terjadi di pertigaan Jalan Pemda I, diduga akibat kesalahpahaman antara oknum anggota satgas Pamrahwan Yonif 755/Kostrad dengan anggota Polres Mamberamo Raya," ucap Kamal.

Setidaknya ada lima korban. Tiga di antaranya meninggal dunia, yakni: Briptu Marcelino Rumaikewi, Briptu Alexander Ndun dan Bripda Yosias Dibangga.

Sedangkan dua orang lainnya mengalami luka tembak, mereka adalah: Bripka Alva Titaley dan Brigpol Robert Marien.

Jenazah tiga polisi yang menjadi korban bentrokan di Kasonaweja tersebut sudah dilepas, melalui upacara di halaman RS Bhayangkara, Kotaraja, dihadiri para pejabat di lingkungan TNI-Kepolisian Indonesia dan keluarga.

Seusai upacara pelepasan, jenazah ketiga polisi itu dibawa ke Base Ops Pangkalan Udara TNI AU Silas Papare untuk diberangkatkan ke Mappi dan Merauke.

Ketiga jenazah yang akan dimakamkan di Mappi dan Merauke yaitu jenazah Brigadir Polisi Satu Marcelino Rumaikewi, Brigadir Polisi Satu Alexander Ndun, dan Brigadir Polisi Dua Yosias Dibangga. 

Berita Lainnya