sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bukan dihapus, UN hanya ganti nama

Format baru UN baru akan diterapkan pada 2021 mendatang.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Kamis, 12 Des 2019 20:50 WIB
Bukan dihapus, UN hanya ganti nama
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 80094
Dirawat 37247
Meninggal 3797
Sembuh 39050

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim membantah akan menghapus Ujian Nasional atau UN. Menurutnya, UN hanya berganti nama menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

"UN tidak dihapus, kata dihapus hanya headline di media online biar banyak yang klik," ujar Nadiem dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, Kamis (12/12).

Dia menjelaskan, pelaksanaan format baru ini berbeda dari UN. Jika UN diselenggarakan di akhir masa pendidikan, Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter diselenggarakan pada pertengahan jenjang. Pada tingkat SD, pelaksanaannya dilakukan pada kelas 4, kelas VIII untuk SMP, dan kelas XI untuk SMA.

Dengan demikian, kata Nadiem, hasil asesmen bisa jadi dasar pihak sekolah untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa. Penilaian itu dilakukan sejak jenjang SD, dengan harapan dapat mendeteksi sejak dini permasalahan mutu pendidikan.

Sponsored

Asesmen Kompetensi Minimum mirip dengan soal yang diujikan pada Programme for International Student Assessment (PISA), yang terdiri dari literasi dan numerasi. Selain itu, juga ditambah dengan survei karakter. 

"Tapi memang ini penyederhanaan yang dramatis," kata Nadiem.

Nadiem menyebut penerapannya baru akan dilaksanakan pada 2021 mendatang. (Ant)

Berita Lainnya