Nasional / Hukum

Bupati Bengkulu Selatan dapat komitmen fee 15%

Lima proyek infrastruktur salah satunya adalah proyek normalisasi atau pengerasan Telago Dalam menuju Cinto Mandi.

Bupati Bengkulu Selatan dapat komitmen fee 15% Istri tersangka Bupati Bengkulu Selatan diciduk KPK dan saat ini ditahan di Rutan Polres Jaksel./Antara Foto

Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) menahan tiga orang tersangka baru usai menahan dan memeriksa Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud. Ketiga tersangka terjerat dalam operasi tangkap tangan atau OTT di Bengkulu Selatan dalam tiga tempat terpisah. 

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, keempat tersangka telah ditahan karena diduga memberi serta menerima suap. Suap tersebut merupakan bagian dari komitmen fee proyek di Bengkulu Selatan. 

Pertama adalah Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud atau DIM. DIM, Bupati kini di tahan di rumah tahanan (rutan) cabang KPK yang berada di C1. 

Kedua, JUR berasal dari unsur swasta penyuap Bupati Bengkulu Selatan. JUR saat ini berada di Rutan cabang KPK yang berada di belakang gedung merah putih. Ketiga, HEN yakni istri dari Dirwan Mahmud dan terakhir NUR. Baik Hen dan Nur yang berada di Rutan Polres Jakarta Selatan. 

"Keempat tersangka diduga memberi dan menerima suap sebagai bagian dari komitmen fee 15% dari lima proyek di Bengkulu Selatan," ucap Febri pada Kamis (17/5).

Adapun lima proyek tersebut adalah pertama proyek normalisasi atau pengerasan Telago Dalam menuju Cinto Mandi.  Kedua proyek peningkatan jalan Desa Tanggo Raso (arah jembatan dua) Kecamatan Pino Raya, ketiga proyek jalan Rabat Beton Desa Napal melintang Kecamatan Pino Raya.

Keempat proyek jalan Rebat Beton Desa Pasar Pino (Padang Lakaran) Kecamatan Pino Raya. Terrakhir, proyek rehab Jembatan Gantung Desa Telaga Dalam Kecamatan Pino Raya. Sebelumnya, DM ditangkap di kabupaten Bengkulu Selatan dengan barang bukti uang sejumlah 100 juta rupiah. 


Berita Terkait