logo alinea.id logo alinea.id

CCTV bongkar praktik prostitusi online di Kebagusan City

Penggerebekan oleh petugas gabungan menyasar lantai 10, 17, dan 19 apartemen Kebagusan City.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Jumat, 15 Mar 2019 09:30 WIB
CCTV bongkar praktik prostitusi online di Kebagusan City

Petugas gabungan dari unsur kepolisian, TNI dan Satpol PP Kelurahan Kebagusan menggerebek prostitusi daring di Apartemen Kebagusan City, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Penggerebekan dilakukan dengan didampingi oleh pihak keamanan apartemen setempat.

Razia tersebut dilakukan lantaran pihak apartemen menduga adanya praktik prostitusi. Hal tersebut diketahui setelah mendapat informasi ada sejumlah wanita yang kerap menyewa apartemen tersebut untuk melakukan praktik prostitusi. 

“Kami lihat dari CCTV ada wanita dengan dandanan menor turun naik dengan membawa pria dan menduga mereka melakukan prostitusi di apartemen ini,” kata Kepala Keamanan Apartemen Kebagusan City, Bernard T Wahyu Wiryanta.

Bernard mengatakan, pada penggerebekan kali ini petugas gabungan menyasar lantai 10, 17, dan 19. Kegiatan penggerebekan akan dilakukan rutin untuk mencegah praktik prostitusi kembali terjadi. Juga meminimalisir adanya peredaran narkoba di sekitar apartemen. 

“Jadi kami memang akan rutin melakukan razia. Terutama terkait prostitusi online, yang dalam beberapa kesempatan ada yang di bawah umur. Itu sering kita tangkap, termasuk narkoba," ujar Bernard

Dalam razia tersebut, petugas gabungan mengamankan lima wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial. Selain itu, di dalam kamar apartemen tersebut juga terdapat 3 pria yang kini juga sudah diamankan. Mereka ditangkap terpisah di 3 kamar berbeda.

Dari 8 orang yang diamankan, seorang laki-laki yang diduga muncikari mengaku membantu teman perempuannya mencari pelanggan. Dia datang dari Bandung ke Jakarta untuk membantu temannya mencari tamu.

“Muncikari ini membantu tiga PSK. Mereka sengaja datang dari Bandung ke Jakarta untuk melakukan praktik prostitusi. Mereka sewa sudah dua hari di sini dan ada satu yang memperdagangkan dirinya sendiri sudah 7 bulan,” kata Bernhard.    

Sponsored

Selain mengamankan PSK dan pria hidung belang, petugas gabungan juga mendapati sejumlah barang bukti. Salah satunya adalah kondom bekas pakai yang dibuang ke dalam tong sampah di dalam kamar apartemen.

“Ada satu orang lima handphone. Ada alat kontrasepsi dan obat-obatan. Narkoba negatif tapi coba kita cek urine saja,” kata Bernard.

Sementara itu, Lurah Kebagusan, Leo Yudhantara, yang turut hadir dalam razia tersebut mengatakan para PSK tersebut akan dibawa ke Dinas Sosial Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan dan pembinaan.

“Kami akan langsung bawa ke Dinas Sosial agar mereka jera,” kata Leo. (Ant)

Mencari keadilan tragedi kerusuhan 22 Mei

Mencari keadilan tragedi kerusuhan 22 Mei

Minggu, 26 Mei 2019 02:15 WIB
Ambu: Konflik 3 generasi dan adat Suku Baduy

Ambu: Konflik 3 generasi dan adat Suku Baduy

Sabtu, 25 Mei 2019 11:56 WIB