sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Deadlock soal cawapres, NasDem siap tinggalkan PKS-Demokrat

NasDem, Demokrat, dan PKS hingga kini belum menyepakati apa pun selain menyetujui Anies Baswedan sebagai capres 2024.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Rabu, 25 Jan 2023 10:51 WIB
Deadlock soal cawapres, NasDem siap tinggalkan PKS-Demokrat

Partai NasDem mengisyaratkan bakal meninggalkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Demokrat jika tidak juga mencapai kesepakatan (deadlock) dalam menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ketiganya hingga kini belum menyepakati apa pun selain setuju Anies Baswedan menjadi calon presiden (capres).

"Ketika kemudian ini terhambat dengan persyaratan yang tidak mungkin kita penuhi, tentunya kita harus punya alternatif-alternatif," ujar Wakil Ketua Umum DPP NasDem, Ahmad Ali, Rabu (25/1). 

NasDem belakangan mengusulkan Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, sebagai calon wakil presiden (cawapres) Anies pada 2024. Demokrat keberatan dengan rekomendasi itu lantaran bersikukuh mendorong Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ali menambahkan, NasDem membutuhkan partai politik (parpol) lain agar dapat mengusung Anies sebagai capres. Pangkalnya, perolehan suara partai besutan Surya Paloh itu jauh di bawah ambang batas presiden (presidential threshold).

Dalam Pasal 22U Undang-Undang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan capres-cawapres diusung parpol atau gabungannya jika memperoleh minimal 20% kursi DPR atau meraih sedikitnya 25% suara sah pada pemilihan legislatif (pileg) sebelumnya.

"Baru Nasdem yang hari ini mendukung Anies, yang lain belum ada pencetusnya. Sekarang kita menunggu," kata Ali.

Ali mengungkapkan, Demokrat dan PKS hingga kini masih bersikukuh menyodorkan masing-masing kadernya sebagai cawapres Anies. Dirinya mengingatkan, parpol tidak boleh memaksakan kehendak atau saling mengunci jika ingin memenangi Pilpres 2024.

"Kalau itu tidak diterima, Koalisi Perubahan tidak terjadi. Artinya, itu saling mengunci. Itu yang sejak awal saya katakan, bahwa NasDem menghindari itu. Katakan NasDem, Demokrat, [dan] PKS sama-sama sudah menandatangani kesepakatan mengusung Anies [sebagai] calon presiden, itu namanya koalisi," tuturnya.

Sponsored
Berita Lainnya
×
tekid