sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Diguyur hujan sejak Senin, Makassar terendam banjir

Sebagian wilayah Kota Makassar terendam banjir akibat hujan deras disertai angin kencang akibat diterpa hujan dan angin.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Selasa, 22 Jan 2019 15:16 WIB
Diguyur hujan sejak Senin, Makassar terendam banjir
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 240687
Dirawat 56889
Meninggal 9448
Sembuh 174350

Sebagian wilayah Kota Makassar terendam banjir akibat hujan deras disertai angin kencang. Hujan dan angin menerpa ibukota Provinsi Sulawesi Selatan itu sejak Senin (21/1) malam hingga Selasa (22/1).

"Ada sejumlah titik di wilayah Kota Makassar terendam air,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar Taufiek Rahman, Selasa (22/1).

Taufiek mengatakan sementara ini tim gabungan penanggulangan bencana sudah turun ke lokasi tersebut untuk memberikan bantuan sekaligus siap melakukan evakuasi terhadap warga korban terdampak.

"Akibat hujan yang turun dengan intensitas sedang di Kabupaten Maros dan Kota Makassar, sehingga air terus bertambah sekitar satu centimeter per jam," ujar Taufiek.

Taufiek menyebutkan beberapa titik fokus perhatian sementara dari BPBD Makassar di antaranya kawasan pemukiman Kodam III Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya. Lokasi ini berbatasan dengan Kabupaten Maros yang berdekatan dengan anak sungai di wilayah tersebut.


Untuk itu, kata dia, BPBD Kota Makassar telah menyiagakan lima unit perahu karet di kawasan Perumahan Kodam III serta empat unit perahu karet di kawasan Perumnas Antang Blok 10 Kecamatan Manggala dan sekitarnya.

Sementara Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto telah menginstruksikan kepada seluruh camat dan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menjadi perhatian serius terkait kondisi cuaca ekstrem yang melanda Makassar sejak Selasa (22/1) dini hari.

"Pemkot Makassar berupaya meminimalisir resiko bencana yang mungkin terjadi. Kita berharap Makassar selalu berada dalam lindungan-Nya, dan terhindar dari resiko bencana," katanya.

Sponsored

Dia juga mengingatkan warga agar selalu waspada dan memilih berada di rumah jika tidak ada hal penting dan mendesak yang mengharuskan berada di luar rumah.

Berdasarkan data BPBD Kota Makassar memetakan ada empat kecamatan seperti Kecamatan Manggala, Tamalanrea, Biringkanaya dan Panakukang, yang dianggap rawan bencana genangan air akibat cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak akhir tahun 2018 sampai awal 2019.  (Ant)
 

Berita Lainnya