sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

DPR akan panggil Lion Air

Komisi V DPR akan segera memanggil pihak terkait penerbangan pesawat Lion Air JT 610 demi mengklarifikasi

Kudus Purnomo Wahidin Soraya Novika
Kudus Purnomo Wahidin | Soraya Novika Selasa, 30 Okt 2018 19:22 WIB
DPR akan panggil Lion Air
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Ketua DPR Bambang Soesatyo atau yang akrab disapa Bamsoet mengaku tidak mau tergesa-gesa menindak Lion Air Group pasca-insiden jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10).

"DPR belum sampai sejauh itu mendorong pemerintah mencabut izin terbang Lion Air Group karena kalau terlalu cepat mengambil keputusan itu, tentu juga merugikan masyarakat pengguna maskapai tersebut. Paling penting untuk dijadikan oleh catatan oleh Lion Air Group adalah bagaimana maskapai ini betul-betul bisa menjamin keamanannya," ujar Bamsoet di depan gedung VIP Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Selasa (30/10).

Menurut Bamsoet, Komisi V DPR RI akan segera memanggil pihak terkait penerbangan pesawat Lion Air JT 610 demi mengklarifikasi dan evaluasi insiden ini lebih lanjut.

"Kami akan mengorek keterangan sedalam mungkin terkait apa yg sebenarnya terjadi dan mungkin investigasi. Beberapa yang perlu didalami adalah adakah informasi sebelumnya soal pesawat ini tidak bisa terbang atau mengalami gangguan, kalau ada kenapa diizinkan terbang. Itu persoalan paling prinsip yang akan dibahas," tambahnya.

Dikonfirmasi soal waktu pemanggilan terhadap pihak Lion Air Group, Bamsoet tidak mampu merincinya. "Saya belum cek, baru datang dari luar kota tapi saya yakin kawan-kawan di Komisi V akan segera memanggil pihak terkait," tuturnya.

Di samping itu, dia turut mengimbau pemerintah untuk dapat lebih ketat dalam memberikan izin penerbangan. "Saya juga minta para pemberi izin dapat diseleksi secara ketat dan diberikan sanksi kalau ada unsur kesengajaan," imbaunya.

Selain itu, pentingnya dilakukan audit dana pengawasan terhadap setiap maskapai. Itulah sebabnya Pemerintah harus segera melakukan audit dan investigasi terhadap perusahaan-perusahaan penerbangan. Terutama audit terhadap mesin pesawat.

Untuk langkah tanggap yang telah dilakukan DPR, Bamsoet mengaku lembaga legislatif yang dipimpinnya itu tidak hentinya mendorong Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dalam pencarian korban

Sponsored

Sementara Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono berharap pimpinan Group Lion Air memperbaiki menajemennya perusahaannya. "Moga-moga ada perubahan," paparnya di DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/10).

Apalagi tidak dilakukan, pemerintah wajib mencabut izin terbang maskapai Lion Air. Presiden Jokowi harus berani melakukan hal tersebut.

Sebab, menurut politisi Gerindra ini, keselamatan penumpang adalah hal yang utama yang harus dipenuhi dari manajemen maskapai penerbangan. "Keselamatan adalah harga mutlak yang harus dilakukan," paparnya.

Berita Lainnya