sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polisi selidiki dugaan 2 penumpang SJ-182 pakai identitas palsu

Kedua penumpang SJ-182 tersebut berasal dari Ende, NTT.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Senin, 11 Jan 2021 15:27 WIB
Polisi selidiki dugaan 2 penumpang SJ-182 pakai identitas palsu
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Polri akan menyelidiki dugaan adanya dua penumpang Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu menggunakan identitas palsu. Mereka dikabarkan naik pesawat rute Jakarta-Pontianak itu untuk mencari kerja.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyatakan, pihaknya akan menghubungi Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyelidiki hal tersebut. Pasalnya, dua penumpang yang diduga menggunakan identitas palsu itu berasal dari darah tersebut.

"Akan bekerja sama dengan Polda NTT dan Dukcapil untuk menyelidiki informasi tentang penumpang pesawat menggunakan KTP bukan miliknya," ujar Ramadhan dalam konferensi pers secara daring, Senin (11/1).

Di sisi lain, Ramadhan mengungkapkan, informasi itu juga akan diketahui kebenarannya setelah tim Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri melakukan identifikasi jenazah. Kendati demikian, dia tidak menyebut identitas dua orang yang menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) palsu.

Sponsored

"DVI bekerja dan terus mengumpulkan data antemortem, dan terkait dengan KTP atau identitas dua penumpanng Sriwijaya itu akan diketahui kecocokannya," kata Ramadhan.

Sebelumnya, beredar informasi adanya sepasang kekasih yang menjadi penumpang Sriwijaya Air SJ-182 menggunakan identitas palsu. Keduanya diketahui sebagai warga Ende, NTT.

Salah satu nama yang terdaftar dalam manifes pesawat nahas tersebut adalah Sarah Beatrice Alomau, padahal nama aslinya adalah Shelfi. Kemudian, satu penumpang lainya menggunakan nama Feliks Wenggo, dengan nama asli Teofilus Lau Ura.

Berita Lainnya