sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Empat polisi diserang warga di area judi, satu anggota tewas

Selain terdapat korban tewas, satu anggota lainnya mengalami luka berat.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Senin, 25 Nov 2019 15:17 WIB
Empat polisi diserang warga di area judi, satu anggota tewas
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 275213
Dirawat 61813
Meninggal 10386
Sembuh 203014

Sebanyak empat anggota polisi yang bertugas di Polsek Taliabu Barat, Maluku Utara, menjadi korban penyerangan warga pada Jumat, 22 November 2019. Akibat dari penyerangan itu, seorang anggota polisi meninggal dunia. Kemudian seorang luka berat dan dua anggota lainnya luka-luka.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Adip Rojikan, mengatakan empat anggota Polsek Taliabu yang menjadi korban penikaman warga masing-masing bernama Laode Syaifuddin dan Saharuddin yang mengalami luka-luka. Sementara korban tewas yakni Samiruddin dan korban luka berat bernama Damalia.

Menurut Adip, korban meninggal dunia sudah dimakamkan. Sedangkan korban luka berat dirujuk ke RS Baubau, Sulawesi Tenggara.

“Kami masih memburu pelaku penikam empat anggota Polsek Taliabu Barat. Dalam kasus ini, aparat kepolisian sudah melakukan olah TKP. Juga memeriksa lima saksi dari masyarakat dan lima saksi lainnya dari anggota kepolisian,” kata Adip melalui keterangan resmi yang diterima, Senin (25/11).

Adip menuturkan, pihaknya telah mengamankan dua pelaku yakni Jam alias La Bomba dan DS alias Darno. Dari tangan keduanya, polisi menyita beberapa senjata tajam yang digunakan untung menyerang aparat kepolisian. 

Lebih lanjut, Adip menjelaskan, peristiwa berdarah yang menimpa anggota Polsek Taliabu bermula pada Jumat, 22 November 2019, sekitar pukul 16.30 WIT di kebun percontohan di Desa Nggele, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, ketika tengah berlangsung judi sabung ayam.

Di tengah kegiatan yang sudah berlangsung cukup lama itu, terjadi kesalahpahaman antara para pejudi sabung ayam. Mereka yang berseteru yakni La Bomba dan La Darno soal masalah judi sabung ayam apakah akan diputuskan draw (imbang) atau lanjut.

Namun tiba-tiba, La Bomba melemparkan ayamnya yang masih bertaji mengenai La Darno hingga mengakibatkan luka. La Darno tidak bereaksi atas serangan La Bomba. Alih-alih mereda, La Bomba justru semakin emosi. Ia mencabut badiknya dan mengancam La Darno untuk terus melanjutkan permainan judi sabung ayam.

Sponsored

Di saat bersamaan, anggota Polsek Taliabu Barat La Ode Syaifuddin melintas di area judi sabung ayam tersebut. Berniat melerai perseteruan La Bomba dan La Darno, La Ode Syaifuddin kemudian melepaskan tembakan ke udara. Mendengar itu, La Bomba memilih melarikan diri. Suasana arena judi yang dikerumuni sekitar 100 orang itu berubah menjadi ricuh.

Di tengah kericuhan, La Darno pulang ke rumah untuk mengambil parang dan kembali ke arena judi. Tak lama berselang,  terjadi penikaman yang mengenai empat personel Polsek Taliabu Barat.

Aparat kepolisian telah melakukan gelar perkara terhadap kasus tersebut. Sebanyak dua orang resmi ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) jo Pasal 64 KUHP dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. (Ant)

Berita Lainnya
×
img