sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ferdinand ungkap alasan SBY pilih gunakan Hercules

Jenazah Ani Yudhoyono diterbangkan menggunakan pesawat Hercules C 130 VIP.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Sabtu, 01 Jun 2019 21:57 WIB
Ferdinand ungkap alasan SBY pilih gunakan Hercules
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menjelaskan alasan jenazah Ani Yudhoyono diterbangkan menggunakan pesawat Hercules C 130 VIP. Menurut Ferdinand, hal tersebut merupakan permintaan langsung dari Presiden keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Bapak tidak mau pakai Boeing karena tidak ada cargo di atas, harus dibawah. Jadi Bapak SBY minta Hercules saja supaya cargo bisa di atas dan tetap bersama-sama," kata Ferdinand di Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu(1/6).

Ferdinand mengatakan SBY beserta semua keluarga inti turut mendampingi jenazah Ani Yudhoyono di dalam satu pesawat. "Di dalamnya ada SBY, Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono), semua keluarga di Hercules, kemudian ada kerabat bersama-sama," kata Ferdinand.

Menurut Ferdinand, berdasar informasi yang ia terima, jenazah berangkat dari Bandara Paya Lebar, Singapura, pukul 19.30 waktu Singapura.

Saat ini, persiapan penerimaan jenazah sedang dilakukan oleh pihak TNI di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk memberikan upacara penghormatan kepada Ani Yudhoyono. 

Diperkirakan jenazah tiba di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma pukul 22.00 WIB dan langsung disambut dengan upacara penyambutan oleh 3 matra TNI.

Menurut Kepala Dinas Penerangan TNU AU Marsekal Pertama Fajar Adriyanto, upacara penghormatan akan dilakukan melalui upacara militer. Rencananya, upacara dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Setelah itu jenazah dibawa ke rumah duka di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

"Jadi sekitar 10-15 menit upacara penerimaan jenazah dulu baru nanti di bawa ke rumah duka untuk disemayamkan," katanya.

Sponsored

Ani Yudhoyono meninggal setelah berjuang melawan penyakit kanker darah sejak Februari 2019. Istri Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, itu awalnya dirawat secara intensif karena kanker darah di Ruang Intensive Care Unit National University Hospital, Singapura, sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir hari ini.

Rencananya, jenazah almarhummah berusia 67 tahun itu akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, besok Minggu(2/6). Pemakaman tepatnya dilakukan setelah salat dzuhur.

Berita Lainnya