sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

H-1 Lebaran, harga daging makin mahal

Kenaikan harga daging sapi dan ayam terjadi ditengah ketersediannya yang diklaim aman.

Mona Tobing
Mona Tobing Kamis, 14 Jun 2018 10:15 WIB
H-1 Lebaran, harga daging makin mahal
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 389.712
Dirawat 62.649
Meninggal 13.299
Sembuh 313.764

Jelang Hari Raya Idul Fitri, harga daging sapi terus merangkak naik. Bahkan terpantau di sejumlah daerah, harga daging sapi mencapai Rp 150.000 per kilogram (kg) naik hingga 36% dibandingkan harga normal. 

Pantauan harga daging sapi di sejumlah daerah dalam laporan Antara mencatat harga daging sapi berkisar antara Rp 140.000 per kg sampai Rp 150.000 per kg. Medan misalnya, pada Kamis (13/6) harga daging sapi mencapai Rp 130.000 sampai Rp 140.000 per kg. 

Kenaikan harga daging sapi di Pasar Inpres, Titi Kuning, Medan terjadi pada H-1 Lebaran 2018. Meskipun pasokan daging diklaim oleh Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Sumatera Utara Alwin aman. 

"Hasil pantauan tim ke tempat peternakan, rumah potong dan pasar menunjukkan ketersediaan daging sapi yang memadai. Jadi kenaikan bukan karena kekurangan daging," ujar Alwin seperti dikutip Antara.

Sementara itu, harga daging sapi dan kerbau di Jambi juga melonjak ditengah serbuan masyarakat kota Jambi berbelanja. Harga daging kerbau terpantau di Pasar Tradisional Kota Jambi mencapai Rp 160.000 per kg pada pagi ini (14/6), meskipun harganya susut menjelang sore hingga Rp 150.000 per kg. 

Warga Kota Jambi Yana, mengaku sudah terbiasa dengan harga daging yang selalu naik menjelang hari raya. Meski ia mengeluh perbedaan harga saat berbelanja pada pagi yang lebih mahal ketimbang sore hari. 

"Subuh harga daging kerbau mencapai Rp 160.000 per kilogram. Tapi akan turun pada siang hingga sore harganya turun lagi," kata Yana. 

Harga daging sapi di Pasar Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai Rp 130.000 per kg naik dari Rp 120.000 per kg pada Kamis (14/6). Kenaikan harga terjadi satu hari sebelumnya. 

Sponsored

Kepala Dinas Perdagangan Kota Pangkalpinang, Achmad Subekti menilai kenaikan harga daging wajar dipengaruhi tingginya permintaan masyarakat. Untuk menjaga harga agar tidak melambung semakin tinggi, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan saat ini Tim Satgas Pangan Provinsi Babel juga sedang berusaha untuk mendatangkan daging beku.

Di sisi lain, harga daging ayam boiler mengalami penurunan sekitar Rp 4.000 per kg dari sebelumnya Rp 39.000 per kg menjadi Rp 35.000 per kg. Lalu, harga daging ayam kampung stabil sekitar Rp 70.000 per kg.

Kondisi ini terjadi karena persediaannya yang dinilai cukup saat memenuhi kebutuhan masyarakat Pangkalpinang. 
 
Harga daging di Jawa 

Sementara itu, harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencapai Rp 130.000 per kg. Sebelumnya harga daging sapi dijual dengan harga Rp 110.000 per kg, lalu naik hingga menjadi Rp 130.000  per kg. 

Alasan kenaikan diakui pedagang Pasar Sayati, Kabupaten Bandung karena stok daging terbatas dari agen. Padahal permintaan tinggi di pasar. 


Harga daging ayam rata-rata mengalami kenaikan hingga Rp 5.000 per kg./Antara Foto 

Tidak hanya daging sapi, harga daging ayam juga melonjak di Bandung. Harga daging ayam naik 25% dari Rp 36.000 per kg menjadi Rp 45.000 per kg. 

Harga daging ayam juga tembus hingga Rp 45.000 per kg di Pasar Bogor dari harga normal Rp 35.000 per kg sampai Rp 38.000 per kg. Sedangkan harga daging sapi mencapai Rp 130.000 per kg naik dari Rp 120.000 per kg. 

Nurhayati konsumen di Pasar Bogor mengeluh kenaikan harga menjelang Lebaran. "Orang-orang mencari untung jelang Lebaran," tukas Nurhayati. 

Berita Lainnya