sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Hujan deras, empat pintu air di Jakarta siaga

"Pintu air yang terhubung dengan Banjir Kanal Barat, Sungai Sunter, dan Ciliwung, berstatus siaga."

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Minggu, 23 Feb 2020 08:18 WIB
Hujan deras, empat pintu air di Jakarta siaga
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 59394
Dirawat 29740
Meninggal 2987
Sembuh 26667

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur DKI Jakarta pada Sabtu (22/2) malam hingga dini hari, mengakibatkan tinggi air di Pintu Air Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, berstatus siaga dua. Selain itu, status tiga pintu air lainnya juga berada pada level siaga.

"Status pintu air pukul 05.20 WIB, Pintu Air Manggarai (Ciliwung) 864 sentimeter. Siaga dua," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (23/2).

Tiga pintu air lainnya yang juga berada pada status siaga adalah Pintu Air Karet, Pintu Air Jembatan Merah, serta Pompa Yos Sudarso.

"Pintu air yang terhubung dengan Banjir Kanal Barat, Sungai Sunter, dan Ciliwung, berstatus siaga," kata Agus.

Di Pintu Air Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan, tinggi air mencapai 645 sentimeter. Ketinggian air membuat pintu air ini berada pada status siaga satu.

Status yang sama terjadi di Pintu Air Jembatan Merah, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Tinggi muka air di lokasi ini mencapai 260 sentimeter.

Adapun ketinggian air di Pompa Yos Sudarso, Jakarta Utara, mencapai 286 sentimeter.

Akibat guyuran hujan deras semalam, sejumlah jalanan Ibu Kota juga tergenang. Beberapa di antaranya bahkan tidak bisa dilalui pengguna jalan.

Sponsored

Salah satunya terjadi di underpass Tol Cawang, Jakarta Timur. Genangan air di lokasi ini berada di ketinggian 60-100 cm. 

"Banjir 60-100 cm di underpass tol Cawang (Halim menuju Priok). Sementara lalu lintas dialihkan," demikian informasi Polda Metro Jaya yang disampaikan melalui akun Twitter @TMCPoldaMetro.

Dikutip dari Antara, sejumlah petugas kepolisian telah diturunkan untuk menangani pengalihan arus lalu lintas ini. Para pengendara pun disarankan untuk tidak melalui terowongan yang dimaksud, karena genangan air cukup tinggi sehingga sulit dilalui. (Ant)

Berita Lainnya