logo alinea.id logo alinea.id

ICMI: Perlakukan pesantren sama dengan sekolah umum

Pemerintah harus memberikan porsi anggaran yang sama pada pesantren dan lembaga pendidikan lain.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Kamis, 14 Mar 2019 22:50 WIB
ICMI: Perlakukan pesantren sama dengan sekolah umum

Ketua umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie berharap pemerintah memperlakukan pondok pesantren sama dengan lembaga pendidikan formal, baik sekolah negeri maupun swasta.

"Pesantren sudah layak sekarang, tinggal menunggu diperlakukan sama dengan sistem pendidikan negeri maupun swasta," ujar Jimly di Gedung Ir. HM. Suseno, Jakarta Pusat, Kamis (14/3).

Menurut Jimly, perlakuan sama pemerintah juga harus ditunjukkan dengan memberikan porsi anggaran yang adil. Dia mengimbau agar pemerintah menghitung kembali anggaran 20% yang dialokasikan ke pendidikan, agar dapat dialokasikan pada sektor paling strategis.

Pembagiannya dilakukan secara merata, antara pondok pesantren, sekolah negeri, maupun swasta.

"Tapi 20 persen itu dihitung ulang, mana yang paling strategis dibiayai oleh negara. Jadi, 20 persen yang  diberlakukan, jatahnya harus sama, baik di negeri, swasta, maupun pondok pesantren," kata Jimly menuturkan.

Lebih lanjut, Jimly berharap masyarakat turut aktif membantu pemerintah mengatasi masalah pendidikan. Sebab menurutnya, keterlibatan masyarakat juga penting dalam membantu memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia. 

Jimly juga mengkritik kebijakan pemerintah yang selalu menjadikan sebuah universitas swasta menjadi negeri. Bagi dia, hal terpenting yang harus dilakukan pemerintah adalah dengan meningkatkan kualitasnya sebagai lembaga pendidikan, meskipun statusnya milik swasta. 

"Jadi pesantren yang swasta juga enggak usah dinegerikan, tapi diperkuat dengan program pemerintah. Diperlakukan sama," kata Jimly.

Sponsored