sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kasus positif terus naik, 34% kapasitas RS Jakarta untuk Covid-19

Pemprov DKI telah menambah RSUD khusus yang menangani Covid-19. Sebab, 13 RSUD tidak lagi menampung pasien penyakit lain.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Jumat, 15 Jan 2021 22:58 WIB
Kasus positif terus naik, 34% kapasitas RS Jakarta untuk Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Kasus penularan Covid-19 di Jakarta tidak kunjung turun. Bahkan, angkanya cukup tinggi hingga 20.000 pasien aktif hingga kini. 

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI, Widyastuti mengatakan, saat ini di ibu kota 34% dari kapasitas total seluruh rumah sakit (RS) di Jakarta sudah dialokasikan untuk pasien Covid-19.

"Jadi kami ingin tunjukkan bahwa kami sudah siapkan 34% kapasitas tempat tidur di DKI untuk Covid-19. 13 RSUD sudah penuh," kata Widyastuti di dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (15/1).

Tak hanya itu, dia menyampaikan, telah menambah RSUD khusus yang menangani Covid-19. Sebab, 13 RSUD tidak lagi menampung pasien penyakit lain.

Widyastuti mengaku, terus mengupayakan penangan pandemi Covid-19 di Jakarta secara menyeluruh, salah satunya, menambah kapasitas ruangan isolasi mandiri bagi warga yang terpapar coronavirus.

"Ada koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah melalui penyiapan hotel untuk tempat tempat isolasi terkendali yang kami koordinasi pemerintah. Juga ada beberapa hotel yang sudah secara mandiri,"  tuturnya.

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga tengah mempersiapkan penambahan rumah sakit rujukan Covid-19 hasil kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta. Nanti, manajemen maupun operasional rumah sakit akan diatur oleh ketiga unsur.

"Terakhir, kami kolaborasi pemodelan baru kerja sama RS swasta yang baru dibentuk bersama dengan RS BUMN, dengan penguatan regulasi dari kita (RS Ukrida)," ucapnya.

Sponsored

Widyastuti juga menyebutkan, bahwa semua upaya ini tak akan berarti tanpa partisipasi dari masyarakat dalam memberantas coronavirus.

"Tapi sekali lagi, sebanyak apa pun tentu kalau kedisiplinan terhadap prokes enggak disiplin, nanti akan menjadi sumber penularan baru," tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria mengatakan, kapasitas rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 di Jakarta semakin tipis.

"Rumah sakit memang semakin menipis. Menurut data 27-30% RS kami diisi warga luar Jakarta. Bodetabek kami layani," kata Riza, Rabu (13/1).

Dia memastikan, Pemprov DKI terus berupaya menambah jumlah rumah sakit rujukan Covid-19. Saat ini, kata dia, sudah ada 101 rumah sakit yang digunakan untuk menangani pasien Covid.

Berita Lainnya

Maksud Jokowi baik, ajak cinta produk lokal

Sabtu, 06 Mar 2021 15:13 WIB

Geez & Ann, cerita cinta remaja yang puitis

Minggu, 07 Mar 2021 18:34 WIB