sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemensos mulai salurkan Rp7,08 triliun penerima bansos baru

Sebanyak 5,9 juta KPM ini merupakan usulan terbaru dari daerah, di luar 18,8 juta KPM.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Senin, 26 Jul 2021 15:41 WIB
Kemensos mulai salurkan Rp7,08 triliun penerima bansos baru

Kementerian Sosial (Kemensos) mengoptimalkan penyaluran bantuan menyusul perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.

Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, menytakan, pihaknya menyalurkan bantuan sosial (bansos) sebesar Rp7,08 triliun untuk 5,9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai Juli hingga Desember 2021. 

Sebanyak 5,9 juta KPM ini merupakan usulan terbaru dari daerah, di luar 18,8 juta KPM. Mantan Wali Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) itu mengungkapkan, masing-masing keluarga akan menerima Rp200 ribu/KPM. Jumlahnya ada 5,9 juta kepala keluarga (KK) ini juga usulkan ke Kementerian Keuangan untuk mendapatkan bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan. 

"Itu akan diberikan mulai Juli sampai Desember. Jadi penerima  Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/kartu sembako total 18,8 juta orang, tambah 5,9 juta baru sesuai usulan daerah," kata Risma dalam konferensi pers daring bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Senin (26/7).

Risma mengatakan, Kemensos juga bermitra dengan Perum Bulog dalam penyaluran bantuan beras 10 kg untuk 10 juta KPM PKH, 10 juta KPM BST dan 8,8 juta KPM BPNT/Kartu Sembako non PKH.

Pemerintah juga telah mengalokasikan BST sebesar Rp15,1 triliun untuk 10 juta KPM selama dua bulan, yakni Mei Juni 2021, yang cair pada Juli dengan indeks Rp600 ribu/KPM yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia.

Alokasi BPNT/kartu sembako Rp42,3 triliun menyasar sebanyak 18,8 juta KPM dan mendapat tambahan dua bulan, yakni Juli dan Agustus dengan indeks Rp200 ribu/KPM/bulan yang disalurkan melalui Himpunan bank-bank milik negara (Himbara).

Anggaran PKH Rp28,3 triliun untuk 10 juta KPM dengan tiga komponen, yakni komponen kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial (kesos). 

Sponsored

Lalu, Komponen kesehatan terdiri dari ibu hamil/nifas/menyusui dan anak balita. Komponen pendidikan terdiri dari siswa SD/sederajat, SMP/sederajat, dan SMA/sederajat. Kemudian, komponen kesos terdiri dari lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.

"PKH, BPNT/Kartu Sembako dan BST merupakan bansos yang eksisting. Artinya, program yang sudah berjalan sebelum kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat maupun level 4," ujar Risma.

Berita Lainnya