sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

KontraS: 65 kasus kekerasan dilakukan polisi selama setahun

Polres menjadi aktor paling dominan dalam tindak kekerasan di ranah publik maupun ruang detensi.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Rabu, 30 Jun 2021 17:21 WIB
KontraS: 65 kasus kekerasan dilakukan polisi selama setahun

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mencatat 651 tindak kekerasan melibatkan institusi kepolisian selama Juni 2020-Mei 2021. Rinciannya, 117 kasus tindak kekerasan di tingkat polsek; 399 di tingkat polres; serta 135 di tingkat polda. 

Dalam catatanya, polres menjadi aktor paling dominan dalam tindak kekerasan di ranah publik maupun ruang detensi. Anggota Divisi Riset dan Dokumentasi KontraS, Rozy Brilian, menilai, tindak kekerasan di institusi kepolisian disebabkan mekanisme pengawasan tidak berjalan.

"Ada suatu mekanisme pengawasan yang tidak berjalan secara baik dilakukan atasan dari [olres yaitu polda," ucapnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (30/6).

Padahal, Kapolri baru, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan program prioritas dengan mengutamakan pengawasan di antara satuan tingkatan. Dia menganggap, beberapa bulan kepemimpinan Listyo tak ada perbaikan secara signifikan dalam konteks mekanisme pengawasan antar satuan tingkatan tersebut.

Lalu, bentuk tindak kekerasan terbanyak dilakukan anggota kepolisian adalah penembakan pada penanganan aksi kriminal atau 390 kasus. Penembakan telah menyebabkan setidaknya 13 orang tewas dan 98 luka-luka.

"Dan lagi-lagi pada polres sebenarnya paling banyak 250 penembakan, di polda itu terjadi 59 penembakan, dari 39 aksi kriminal, Artinya, satu kasus penembakan bisa menjatuhkan lebih dari 1 korban begitu," tutur Rozy.

Tindak kekerasan anggota kepolisian dengan bentuk penembakan disebabkan penggunaan senjata api yang tidak sesuai prosedur. Dia menilai, hal tersebut mengindikasikan sebagai bentuk penggunaan kekuatan yang berlebihan dan tindakan sewenang-wenang.

Selain penembakan, bentuk tindak kekerasan lainnya adalah penangkapan sewenang-wenang 75 kasus. Disusul penganiayaan 66 kasus dan pembubaran paksa 58 kasus.

Sponsored

"Nah, salah satu kasus penembakan berujung kematian yang didampingi tim KontraS adalah penembakan yang dialami Deki Susanto, kami menduga ada suatu praktik extrajudicial killing," ujar Rozy.

Berita Lainnya