sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kasus Covid-19 terus melandai, Kota Bogor dapat terapkan new normal

Menurut Miko, tatanan kehidupan di Kota Bogor dapat dibuka secara bertahap.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Sabtu, 06 Jun 2020 13:05 WIB
Kasus Covid-19 terus melandai, Kota Bogor dapat terapkan new normal
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 80094
Dirawat 37247
Meninggal 3797
Sembuh 39050

Penurunan jumlah kasus coronavirus disease 2019 atau Covid-19 di Kota Bogor lebih baik dari pada Kota Depok, Jawa Barat. Hal itu, diyakini Ketua Departemen Epidemologi FKM Uvinersitas Indonesia, Tri Yunus Miko Wahyono. 

Dia yang menilai, pertumbuhan kasus positif setiap harinya di kota hujan di bawah 10 orang dalam sepekan. "Jadi, Kota Bogor yang paling aman, pernah 0 dalam satu minggu dan naik lima kasus setiap hari dalam sepekan, masih dibawah 10," kata Miko, dalam talkshow Polemik Tri Jaya FM bertajuk "New Normal Are U Ready?" Sabtu (6/6).

Karena itu, Miko menilai, Kota Bogor dapat menjalani era new normal atau norma kenormalan baru. Menurutnya, tatanan kehidupan di Kota Bogor dapat dibuka secara bertahap. "Jadi, saya sarankan dibuka bertahap, mulai dari yang paling aman, pegawai negeri buka dulu," ucapnya.

Miko merasa tidak yakin, penerapan era kenormalan baru dapat diterapkan di Kota Depok. Sebab, pertumbuhan kasus setiap harinya di Kota Depok masih berkisar 15 kasus dalam sepekan. "Depok, masih 15-an (kenaikan kasus sehari), dalam seminggu. Saya enggak yakin," tutur dia.

Namun, Dia merasa optimistis, pertumbuhan kasus Covid-19 di Kota Depok dapat menurun. Pasalnya, upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, telah signifikan seperti, melakukan pembatasan sosial kampung sehat (PSKS), dan melaksanakan survei atau rapid test di tempat umum. "Mungkin dalam waktu dekat, Kota Depok bisa di mulai new normal gitu," ujar dia.

Untuk diketahui, Sebanyak 15 daerah di Jawa Barat (Jabar) sudah bisa menerapkan new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) di provinsi ini. "Ada 12 daerah di Jawa Barat yang masih harus menjalani pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan 15 daerah lainnya sudah bisa menerapkan new normal," kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil atau Kang Emil di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Jumat (19/5).

Ke-15 daerah yang masuk zona biru atau dapat menerapkan new normal atau AKB yakni, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Kuningan.

Selanjutnya, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Cirebon, Kota Sukabumi, dan Kota Tasikmalaya.

Sponsored
Berita Lainnya