sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Menteri Nadiem tegaskan tak ada konflik kepentingan soal SPP GoPay

Layanan SPP GoPay tak ada hubungannya dengan kebijakan Kemendikbud.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Kamis, 20 Feb 2020 17:15 WIB
Menteri Nadiem tegaskan tak ada konflik kepentingan soal SPP GoPay
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 60695
Dirawat 30091
Meninggal 3036
Sembuh 27568

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menegaskan tidak ada konflik kepentingan ihwal layanan pembayaran SPP Sekolah dalam aplikasi Gojek.

Menurut dia, layanan pembayaran SPP Sekolah itu hanya penambahan fitur yang dilakukan oleh perusahaan yang memiliki layanan dompet digital. Layanan ini, kata dia, telah direncanakan dari jauh-jauh hari saat ia masih menjabat sebagai CEO di sana.

"Tidak ada hubungannya sama sekali dengan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Itu adalah hal yang terjadi di pasar kompetisi sengit di antara dompet digital, di mana semua bisa menerima apapun," kata Nadiem saat rapat kerja (Raker) bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2).

Dijelaskan dia, ke depan memang fakta ini akan dihadapi. Perusahaan-perusahaan yang memiliki layanan dompet digital pastinya akan selalu berinovasi ke berbagai sektor, misalnya seperti restoran, sekolah swasta, warung pinggir jalan, dan lain-lain.

Nadiem pun meyakini tidak hanya lewat GoPay kedepan orang bisa membayar SPP. Bisa saja melalui aplikasi OVO, LinkAja, serta Dana. Semua layan dompet digital pasti akan berekspansi.

"Itulah namanya digitalisasi sistem keuangan fintech namanya," ujar dia.

Nadiem menegaskan, tidak ada konflik kepentingan dalam persoalan ini. Ia pun meyakinkan DPR bahwa dirinya sangat menjunjung tinggi profesionalitas dan integritas.

"Ada tiga hal yang menjadi harga mati dengan saya sebagai individu semenjak dari dulu. Nomor satu adalah NKRI, nomor dua pancasila, dan nomor tiga adalah integritas. Itu adalah satu hal yang selalu saya enggak pernah meragukan diri saya," tegasnya.

Sponsored

Sebelumnya, dikabarkan masyarakat sudah bisa membayar SPP Sekolah lewat layanan dompet digital Gojek, yaitu Gopay per 17 Februari 2020. Layanan ini telah terintegrasi dengan 18 lembaga pendidikan seperti pesantren, madrasah, sekolah dan tempat kursus di ada di Tanah Air.

Bukan hanya membayar SPP saja, lewat fitur baru Gojek, yakni GoBills, masyarakat juga bisa menggunakan layanan GoPay untuk keperluan membeli buku, seragam, dan kegiatan ekstrakurikuler.

Berita Lainnya